Tak cuma sekadar mengizinkan, fasilitas pendukung juga disiapkan. Penumpang bisa mendapatkan air minum gratis di semua stasiun. Tapi imbauannya jelas: jaga kebersihan.
"Sampah sisa makanan dan minuman diminta untuk disimpan terlebih dahulu dan dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan," tambah Radhitya tegas.
Soal operasional, tidak ada perubahan. Layanan berjalan normal seperti biasa. Ada 430 perjalanan yang dijalankan pada hari kerja. Sementara untuk akhir pekan dan hari libur, jumlah perjalanannya sekitar 270.
Intinya, harapan KAI sederhana. Dengan kelonggaran ini, para pengguna LRT bisa menjalankan puasa dengan lebih nyaman. Tentu saja, tanpa mengorbankan aspek keselamatan dan ketertiban selama perjalanan.
Artikel Terkait
Analis Prediksi Harga Minyak Bisa Tembus US$116 per Barel Pekan Depan
OPEC+ Naikkan Kuota Produksi, Namun Gangguan di Selat Hormuz Hambat Realisasi
Indonesia dan Korea Selatan Sepakati Kerja Sama Jasa Instalasi Perairan untuk Ekspansi Migas
Analis Proyeksi Harga Minyak Bisa Tembus USD116 per Barel Pekan Depan