murianetwork.com - Uang kertas pecahan Rp 100 tahun emisi 1992 bergambar perahu pinisi merupakan salah satu uang kuno yang diburu kolektor.
Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 1.500 hingga Rp 5 juta per lembar.
Pada tahun 2022, Bank Indonesia telah menarik peredaran uang Rp 100 bergambar pinisi untuk menjaga kualitas uang di masyarakat.
Namun, uang tersebut justru menjadi buruan para kolektor.
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:
- Uang tersebut memiliki desain yang unik dan menarik, yaitu menampilkan gambar perahu pinisi yang merupakan salah satu ikon budaya Indonesia.
- Uang tersebut sudah tidak lagi diproduksi sehingga jumlahnya semakin langka.
- Uang tersebut memiliki nilai sejarah yang tinggi.
Berdasarkan penelusuran di beberapa marketplace, harga uang Rp 100 bergambar pinisi bervariasi, tergantung pada kondisinya.
Uang yang kondisinya masih mulus dan tidak ada sobekan biasanya dijual dengan harga yang lebih tinggi.
Di Shopee, ada toko yang menjual uang Rp 100 bergambar pinisi dengan harga Rp 3.000/lembar. Toko tersebut telah berhasil menjual 1.900 lembar.
Di Tokopedia, harga uang Rp 100 bergambar pinisi mulai dari Rp 1.500 hingga Rp 5 juta/lembar. Bahkan ada toko yang menjualnya per 1 gepok (100 lembar) dengan harga Rp 175.000 sampai Rp 250.000.
Para kolektor biasanya membeli uang Rp 100 bergambar pinisi untuk menambah koleksi mereka atau untuk diinvestasikan.
Uang tersebut diperkirakan akan semakin mahal harganya seiring dengan semakin langkanya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusahits.com
Artikel Terkait
Metland Bagikan Dividen Rp74,2 Miliar dari Laba 2025, Setara Rp9,7 per Saham
PT Daaz Bara Lestari Nilai Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Berdampak Material pada Kinerja
Wilmar Buka Suara soal Dugaan Transfer Pricing dan Under-Invoicing Ekspor CPO, Klaim Belum Terima Pemberitahuan Resmi
Saham Konglomerat Besar Indonesia Anjlok Akibat Aturan Kepemilikan Tinggi dan Dikeluarkan dari Indeks Global