MURIANETWORK.COM - Grup BRI kembali menunjukkan kepemimpinannya dalam keuangan berkelanjutan dengan meraih empat penghargaan bergengsi di Singapura. Penghargaan ini diberikan oleh Alpha Southeast Asia dalam dua ajang terpisah, yaitu ESG Green Finance Awards dan Annual Borrower Issuer Awards 2025. Prestasi ini bukan hanya mengukuhkan reputasi grup tersebut di kancah regional, tetapi juga menegaskan konsistensinya dalam mengembangkan instrumen pendanaan yang berwawasan sosial dan lingkungan.
Rekognisi untuk Tiga Entitas Utama
Dalam publikasi resminya, Alpha Southeast Asia mencatat Grup BRI sebagai institusi keuangan asal Indonesia dengan perolehan penghargaan terbanyak pada tahun ini. Tiga anak usahanya berhasil menyabet kategori-kategori utama. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dinobatkan sebagai penerima Best SDG Bond & Best Social Bond in Asia 2025.
Sementara itu, PT Pegadaian memperoleh penghargaan Best Sovereign Sukuk & Best Social Bond in Asia 2025. Prestasi serupa ditorehkan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang dianugerahi gelar Best Islamic Finance & Best Social Orange Bond in Asia 2025.
Motivasi untuk Tingkatkan Dampak Sosial
Group CEO BRI, Hery Gunardi, menyambut baik pengakuan internasional ini. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi pendorong bagi seluruh grup untuk terus berinovasi dalam menyediakan pembiayaan yang kuat secara finansial sekaligus berdampak luas bagi masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen BRI Group dalam memperkuat pendanaan berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi langsung bagi agenda inklusi sosial dan pemerataan akses keuangan,” jelas Hery dalam keterangan resminya.
“Ke depan, BRI Group akan terus memperluas akses keuangan, memperkuat pembiayaan berwawasan ESG, serta memastikan setiap instrumen yang diterbitkan selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan penguatan ekonomi kerakyatan,” lanjutnya.
Prestasi BRI: Obligasi Sosial Terbesar dengan Respon Pasar Kuat
Penghargaan untuk BRI khususnya datang atas keberhasilannya menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan senilai Rp5 triliun pada pertengahan 2025. Penerbitan ini mencatat beberapa tonggak sejarah: sebagai bank pertama di Indonesia yang menerbitkan obligasi berwawasan sosial, sekaligus pencetak rekor penerbitan terbesar dalam satu tahap.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Potong BPHTB 50% untuk Pembeli Rumah Pertama di Bawah Rp500 Juta
Laba Bersih Trisula International Melonjak 33% pada 2025 Didorong Ekspor
BSA Logistics Targetkan Rp302 Miliar dari IPO, Mayoritas untuk Akuisisi Perusahaan Afiliasi
WIKA Pangkas Utang Rp3,87 Triliun Meski Rugi Bersih Membengkak