Jinlong Resources Mulai Tender Wajib atas Saham Hotel Fitra International

- Minggu, 08 Februari 2026 | 14:50 WIB
Jinlong Resources Mulai Tender Wajib atas Saham Hotel Fitra International

MURIANETWORK.COM - PT Jinlong Resources Investment secara resmi memulai proses penawaran tender wajib (mandatory tender offer/MTO) atas saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT). Periode penawaran ini dibuka untuk publik pada 5 Februari dan akan berakhir pada 6 Maret 2026, dengan harga yang ditetapkan sebesar Rp296 per lembar saham. Langkah ini merupakan konsekuensi logis dari akuisisi mayoritas saham FITT oleh Jinlong Resources pada akhir tahun lalu, yang menjadikannya pengendali baru perusahaan.

Detail Penawaran dan Skema Harga

Berdasarkan prospektus yang dirilis, tender offer ini menargetkan sebanyak-banyaknya 271.874.551 saham FITT. Jumlah tersebut merepresentasikan sekitar 20,84 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Dengan harga penawaran Rp296 per saham, nilai transaksi maksimum yang mungkin terjadi diperkirakan mencapai Rp80,47 miliar.

Penetapan harga Rp296 per saham ini bukanlah angka sembarangan. Harga tersebut ditentukan melalui mekanisme yang telah diatur, yaitu dengan mengacu pada harga rata-rata dari harga tertinggi perdagangan harian saham FITT di Bursa Efek Indonesia selama 90 hari kalender sebelum 11 September 2025.

Jaminan Dana dan Latar Belakang Akuisisi

Sebagai pihak yang memprakarsai tender wajib, Jinlong Resources menyatakan kesiapannya dalam hal pendanaan. Perusahaan menegaskan memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kewajiban pembayaran penuh kepada para pemegang saham publik yang menerima penawaran ini.

Kepastian finansial ini penting mengingat status Jinlong sebagai pengendali baru FITT. Posisi tersebut diperoleh setelah perusahaan menyelesaikan proses akuisisi pada 12 Desember 2025. Dalam transaksi itu, Jinlong Resources mengambil alih kepemilikan atas 627 juta saham FITT yang sebelumnya dipegang oleh PT Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto, dan Richard Suwandi Lie.

“Jinlong selaku pengendali baru menyatakan memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan kewajibannya untuk melakukan pembayaran penuh kepada pemegang saham sehubungan dengan pelaksanaan MTO tersebut,” jelasnya dalam pernyataan resmi.

Akuisisi tersebut setara dengan 48,07 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan, yang secara otomatis memicu kewajiban untuk melaksanakan tender offer atas sisa saham publik sesuai ketentuan yang berlaku di pasar modal.

Respons Pasar Terhadap Pengembangan Korporasi

Pengumuman ini muncul di tengah sentimen pasar yang cukup positif terhadap saham FITT. Catatan perdagangan hingga Jumat, 6 Februari 2026, menunjukkan saham FITT ditutup menguat 10,53 persen pada level Rp735 per saham. Bahkan, pada sesi-sesi sebelumnya, saham sempat melonjak tajam dan mengalami auto reject atas (ARA) setelah terkumpul kenaikan 24,30 persen dalam hanya dua hari perdagangan.

Dalam perspektif yang lebih luas, kinerja saham FITT menunjukkan tren penguatan yang signifikan. Dalam rentang sepekan, sahamnya tercatat naik 70,93 persen, sementara dalam satu bulan terakhir telah tumbuh sebesar 32,43 persen. Gejolak harga ini mencerminkan antusiasme dan perhatian investor terhadap perkembangan korporasi dan prospek perusahaan ke depan pasca perubahan kepemilikan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar