Komposisi Pekerja Berdasarkan Pendidikan dan Jam Kerja
Di sisi lain, data BPS juga mengungkap gambaran menarik tentang kualitas tenaga kerja. Mayoritas pekerja Indonesia, yakni 34,63 persen, masih berpendidikan setingkat Sekolah Dasar ke bawah. Namun, ada angin segar dari peningkatan proporsi pekerja dengan latar belakang pendidikan menengah. Dibandingkan Agustus 2025, terjadi peningkatan signifikan pada kontribusi pekerja lulusan SMP dan SMK.
Aspek lain yang menunjukkan perbaikan adalah peningkatan jumlah pekerja dengan jam kerja penuh. Pada November 2025, sekitar 100,5 juta orang atau 67,94 persen dari total pekerja menghabiskan waktu kerja minimal 35 jam per minggu. Angka ini naik 0,62 basis poin dari periode sebelumnya. Sebaliknya, proporsi pekerja paruh waktu yang bekerja antara 1 hingga 34 jam per minggu tercatat sebesar 32,06 persen, setara dengan 47,42 juta orang.
Secara keseluruhan, data terbaru ini memberikan gambaran tentang pasar tenaga kerja yang perlahan menguat. Meski tantangan terkait tingkat pendidikan mayoritas pekerja masih ada, peningkatan jumlah pekerja penuh waktu dan penurunan angka pengangguran menjadi indikator yang patut diapresiasi.
Artikel Terkait
Ketegangan AS-Iran Dongkrak Dolar, Pasar Waspadai Inflasi dan Suku Bunga
IEA Peringatkan Kerusakan Aset Energi di Timur Tengah Picu Krisis Global
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram Pasca-Lebaran, Galeri24 dan UBS Stabil
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram, Galeri24 dan UBS Stabil