Analis Soroti Peluang IHSG Tembus 8.500, Tapi Waspadai Zona Koreksi Ini

- Rabu, 04 Februari 2026 | 05:20 WIB
Analis Soroti Peluang IHSG Tembus 8.500, Tapi Waspadai Zona Koreksi Ini

IHSG masih punya ruang untuk melanjutkan tren naiknya hari ini, Rabu 4 Februari 2026. Analis memproyeksikan indeks bisa menguji level 8.199 hingga 8.527. Tapi, jangan lengah dulu. Ada area koreksi yang perlu diwaspadai di kisaran 7.968-8.066.

Begitu kira-kira inti dari riset MNC Sekuritas yang dirilis pagi ini.

“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [x], sehingga masih terdapat peluang penguatan untuk menguji 8.199-8.527. Namun demikian cermati area koreksi yang berada di 7.968-8.066,” tulis mereka.

Sentimen ini muncul setelah IHSG mencatatkan kinerja gemilang di sesi sebelumnya. Indeks melonjak 2,52 persen ke level 8.122, didorong oleh volume pembelian yang cukup signifikan. Untuk pergerakan hari ini, level support diperkirakan berada di 7.854 dan 7.654, sementara resistance ada di 8.181 dan 8.318.

Nah, selain proyeksi indeks, MNC Sekuritas juga merilis sejumlah saham pilihan. Rekomendasinya adalah “buy on weakness” untuk empat emiten berikut.

Pertama, IMPC. Saham ini naik 7,39% ke Rp2.180 dengan volume beli yang masuk. Analis memperkirakan posisinya sedang dalam wave [iv] dari wave C. Rekomendasi beli di rentang Rp2.020-Rp2.130 dengan target Rp2.510 dan Rp2.730. Stoploss di bawah Rp1.800.

Kedua, INKP. Kenaikannya bahkan mencapai dua digit, 10,06% ke Rp9.025, dan berhasil menembus MA60. Posisi saham ini diduga sedang dalam wave B dari wave (B). Beli di area Rp8.700-Rp8.900, target Rp9.375 dan Rp9.700. Stoploss di bawah Rp8.600.

Ketiga, PANI. Saham ini meroket 12,30% ke Rp8.900. Menurut analisis, PANI kemungkinan berada di awal wave 1 dari wave (C). Rekomendasi beli di Rp8.350-Rp8.800. Target harga cukup agresif, di Rp9.850 dan Rp11.175, dengan stoploss di bawah Rp8.200.

Terakhir, TINS. Emiten ini menguat 8,42% ke Rp3.220. Posisinya diperkirakan sedang dalam wave B dari wave (4). Beli pada pelemahan di kisaran Rp3.030-Rp3.180. Target harga dipatok di Rp3.300 dan Rp3.610, sementara stoploss di bawah Rp3.000.

Semua rekomendasi itu tentu perlu disikapi dengan bijak, mengingat pasar saham selalu penuh dengan ketidakpastian. Tren kemarin memang positif, tapi hari ini ceritanya bisa berbeda.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar