Lantas, apa pemicu semua ini? Sentimen negatif masih membayangi, dan sumbernya jelas. Baru-baru ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat teguran serius dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Isunya seputar transparansi kepemilikan saham di dalam negeri, plus soal ambang batas kepemilikan saham publik. Teguran dari lembaga sekelas MSCI jelas bukan main-main dan langsung menggoyang kepercayaan investor.
Belum reda gegarannya, pasar kembali dikejutkan oleh gelombang pengunduran diri. Empat petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Direktur Utama BEI memutuskan mundur di akhir pekan lalu. Kabar ini bikin suasana makin mencemaskan, menambah rasa tidak pasti di kalangan pelaku pasar.
Memang, OJK dan BEI sudah menunjuk pejabat pengganti dan rencananya akan segera bertemu dengan pihak MSCI. Tapi upaya itu sepertinya belum cukup untuk menenangkan situasi. Buktinya, hingga pagi ini, IHSG masih terkapar dan belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang berarti.
Artikel Terkait
Prabowo Larang Ekspor Jelantah, Sawit Dijagokan Jadi Tanaman Ajaib untuk Biodiesel dan Avtur
IHSG Terjun Bebas 5,3%, Pasar Modal Indonesia Diguyur Awan Merah
Impor Indonesia Tembus USD241,86 Miliar di 2025, Didorong Lonjakan Barang Modal
Harga Pangan Turun, Biaya Inti Naik: Deflasi Tipis Warnai Awal 2026