Transisi kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia belakangan ini ramai jadi perbincangan. Tapi jangan khawatir, pemerintah bilang pasar modal kita tetap aman. Stabilitas dan keberlanjutannya dijaga betul, meski ada pergantian di pucuk pimpinan.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Presiden Prabowo Subianto sendiri yang menekankan soal ini. Perhatiannya serius banget untuk memastikan pengawasan dan aktivitas perdagangan saham berjalan mulus, tanpa jeda.
"Stabilitas dan keberlanjutan Bapak Presiden telah menginstruksikan Kementerian Keuangan serta jajaran pengurus OJK dan Bursa Efek Indonesia untuk memastikan bahwa kegiatan operasional bursa tetap berjalan dengan normal dengan kepemimpinan transisi," ujar Airlangga.
Pernyataan itu dia sampaikan di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu lalu. Intinya, pemerintah enggak mau ada kekosongan kepemimpinan, titik. Baik di lembaga pengawas maupun di pasar modal itu sendiri.
Untuk mengisi masa transisi, bakal ditunjuk Pejabat sementara atau Pjs untuk Direktur Utama BEI. Semuanya tentu mengikuti aturan yang berlaku.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak