Lalu, bagaimana dengan investor asing? Catatannya cukup mencengangkan. Mereka mencatatkan jual bersih Rp 1,53 triliun hanya dalam sehari. Dan sepanjang tahun 2026 ini, akumulasi jual bersih mereka sudah mencapai Rp 9,88 triliun. Tekanan jual dari luar negeri jelas memberi andil besar dalam gejolak pekan lalu.
Drama pekan itu mencapai puncaknya di hari Jumat, 30 Januari. Setelah dua hari trading halt yang mencemaskan, suasana di Gedung BEI tebal dengan ketegangan. Saat IHSG mulai menunjukkan secercah harapan dengan menguat 1,77 persen ke level 8.377,92, sebuah pengumuman mengejutkan justru disampaikan.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, tampil dan menyatakan pengunduran dirinya.
“Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik. Saya ingin menyampaikan statement, dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman tegas.
Pengunduran diri yang langsung berlaku itu seperti sebuah klimaks. Sebuah pekan yang penuh angka merah dan gejolak, ditutup dengan sebuah keputusan personal yang menggema di seluruh lantai bursa.
Artikel Terkait
Pasar Modal Bergejolak Usai Mundurnya Petinggi BEI dan OJK
SMKM Pacu Saham 6% dengan Akuisisi Perusahaan Singapura Senilai Rp172 Miliar
IHSG Anjlok 7%, Investor Lokal Justru Tembus 21 Juta
Saham Gocap Melonjak Gila-Gilaan di Tengah IHSG yang Terkapar