Mundurnya Iman Rachman dari kursi Direktur Utama BEI disambut positif oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Menurutnya, momen ini justru bisa jadi peluang bagi investor untuk 'serok' saham.
Pengunduran diri itu terjadi setelah IHSG anjlok lebih dari 8 persen dalam dua hari. Bahkan, perdagangan sempat dihentikan sementara. Situasi yang cukup membuat geger pasar.
Bagi Purbaya, langkah Iman itu adalah bentuk pertanggungjawaban. Masalahnya bermula dari tata kelola di BEI, khususnya soal kegagalan menindaklanjuti masukan dari MSCI, lembaga indeks global yang cukup berpengaruh.
"Karena dia kan tidak nge-follow-up masukan atau pertanyaan dari MSCI," ujar Purbaya.
Dia menilai kesalahan itu fatal. "Itu kesalahan dia yang fatal di situ, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin. Yang kalau nggak cepat dibetulin kan bisa mengganggu yang lain-lain, dia anggapnya ekonominya nggak stabil," jelasnya.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Purbaya: Saatnya Serok-Serok Saham di Tengah Koreksi
InJourney Perkuat Ekosistem Pariwisata Terpadu Bali-Nusra Lewat Kolaborasi Regional
Prasetyo Hadi Bantah Keterlibatan Istana dalam Mundurnya Dirut BEI
Pemerintah Pacu Demutualisasi BEI dan Naikkan Free Float, Respons Tekanan Global