“Terutama untuk sebagaimana yang sudah pernah juga kami sampaikan, kita terus berusaha untuk bernegosiasi.”
Namun begitu, Prasetyo menegaskan tidak ada masalah lain di balik penundaan ini. Secara substansi, Indonesia dan AS sebenarnya sudah mencapai kata sepakat.
Hanya saja, untuk urusan waktu tandatangan resminya, masih perlu penyesuaian.
Pertanyaan lain yang mengemuka adalah apakah Presiden Prabowo Subianto akan kembali terbang ke AS pada bulan Februari itu. Soal ini, Prasetyo belum bisa memastikan. Rencana kunjungan itu masih belum jelas.
“Insyaallah enggak ada masalah lain,” pungkas Prasetyo, sembari menambahkan harapannya.
“Secara substansi insyaallah enggak ada masalah dan mohon doanya supaya banyak membawa kepentingan bangsa dan negara kita.”
Artikel Terkait
Tambang Emas Martabe Beralih ke BUMN Baru di Bawah Danantara
Merger Tiga Anak Usaha Pertamina Mundur ke Februari 2026
Di Balik IHSG Anjlok 8%, BEI Tegaskan Minat IPO Tak Surut
Indonesia Dapat Deadline 2026 dari MSCI, Ancaman Turun Peringkat Mengintai