IHSG Anjlok 6,71% Usai MSCI Bekukan Perubahan Indeks

- Rabu, 28 Januari 2026 | 10:12 WIB
IHSG Anjlok 6,71% Usai MSCI Bekukan Perubahan Indeks

Nah, menurut penilaian MSCI, pasar modal kita dinilai masih butuh informasi struktur kepemilikan yang lebih rinci dan bisa diandalkan. Mereka ingin ada pemantauan yang jelas soal konsentrasi kepemilikan yang tinggi. Hal ini dianggap krusial untuk mendukung penilaian free float dan kelayakan investasi yang lebih akurat.

MSCI memberi tenggat waktu. Jika peningkatan transparansi yang mereka harapkan belum terwujud hingga Mei 2026, mereka akan menilai ulang status aksesibilitas pasar Indonesia. Imbasnya bisa serius.

Hasil evaluasi nanti dengan mempertimbangkan masukan pasar berpotensi menurunkan bobot Indonesia dalam MSCI Emerging Markets Indexes. Bahkan, yang paling menakutkan, adalah kemungkinan reklasifikasi dari pasar berkembang (Emerging Market) menjadi pasar frontier (Frontier Market). Itu akan jadi pukulan berat.

MSCI menutup pernyataannya dengan nada waspada.

Sekarang, bola ada di pihak otoritas dan pelaku pasar lokal. Waktu terus berjalan, dan tekanan dari investor global terasa semakin nyata.


Halaman:

Komentar