Pasar Komoditas Lesu, Harga Timah Anjlok 4,55 Persen

- Rabu, 28 Januari 2026 | 08:36 WIB
Pasar Komoditas Lesu, Harga Timah Anjlok 4,55 Persen

Rabu (28/1) ini, pasar komoditas global tampak lesu. Harga-harga komoditas kunci, dari minyak sawit hingga logam industri, kompak bergerak turun. Sebuah tren penurunan yang menandai awal pekan yang cukup suram bagi para pelaku pasar.

Minyak sawit mentah atau CPO, misalnya. Untuk kontrak pengiriman Februari, harganya melemah tipis 0,19 persen. Data dari Barchart menunjukkan posisinya sekarang ada di MYR 4.174 per ton.

Nasib serupa dialami batu bara. Kontrak berjangka Newcastle untuk bulan yang sama ikut merosot, meski persentasenya lebih dalam. Catatan dari sumber yang sama menyebutkan penurunan sebesar 0,91 persen, sehingga harganya menyentuh USD 109,00 per ton.

Di sisi lain, pergerakan nikel sedikit berbeda. Logam ini justru tercatat menguat 1,25 persen di bursa London Metal Exchange (LME), menempatkannya di level USD 18.522 per ton. Namun begitu, kenaikan ini tampaknya tak cukup untuk mengubah sentimen pasar yang secara umum masih berat.

Yang paling terpukul adalah timah. Komoditas ini benar-benar anjlok dengan penurunan tajam mencapai 4,55 persen. Berdasarkan pantauan di LME, harga timah kini bertengger di angka USD 54.232 per ton sebuah penurunan yang cukup signifikan dan pasti menarik perhatian banyak analis.

Secara keseluruhan, Rabu ini menjadi hari yang kurang bersahabat bagi mayoritas komoditas. Penurunan yang terjadi, meski dengan kedalaman berbeda, menggambarkan tekanan yang masih membayangi pasar global. Kita lihat saja bagaimana perkembangannya ke depan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar