Berdasarkan data BEI per Januari 2026, pemegang saham pengendali utama adalah PT Jast Infotek Group. Mereka memegang sekitar 219 juta saham, atau setara dengan 20,3% dari total saham yang beredar.
Berikut daftar pemegang saham mayoritasnya hingga akhir 2025:
PT Jast Infotek Group: 219 juta saham (20,3%)
UOB Kay Hian: 135 juta saham (12,4%)
UOB Kay Hian: 216 juta saham (20%)
Yentoro (direksi): 44,7 juta saham (4,14%)
Masyarakat: 437 juta saham (40,39%)
Adapun pemilik manfaat akhir, atau orang di balik kepemilikan saham JAST, adalah Kennard Jr S. Kurnia. Saat ini, dia menjabat sebagai Komisaris di perseroan.
Performa sahamnya sendiri sedang panas. Pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, saham JAST ditutup menguat tajam di level Rp149 per lembar. Kenaikannya mencapai 34,23% dari harga pembukaan, dengan nilai transaksi harian yang menembus Rp76,56 miliar. Pergerakan ini membuat JAST menjadi pemuncak daftar top gainers hari itu. Dalam sebulan terakhir, sahamnya sudah naik lebih dari 35%.
Jadi, itulah profil singkat JAST. Sebuah emiten telekomunikasi yang bisnisnya berkembang dari layanan suara konvensional hingga menjadi penyedia solusi digital yang cukup komprehensif.
Artikel Terkait
JAST dan MPIX Melonjak 34%, Saham Tekstil ESTI Tersungkur Meski Sempat Diangkat Sentimen BUMN
KRL Bakar Semangat: Rute Cikampek dan Merak Ditargetkan Beroperasi Sebelum 2029
Purbaya Siap Sidak Pabrik Baja China yang Diduga Lari dari Pajak
Purbaya Santai Tanggapi Firasat Noel: Saya Tak Pernah Terima Duit