Menjelang Ramadan dan Lebaran, kebutuhan akan uang tunai terutama pecahan kecil biasanya melonjak. Nah, Bank Indonesia sudah mengantisipasinya. Mereka memastikan stok rupiah tersedia cukup, baik dari segi jumlah, waktu distribusi, hingga kualitas uang yang beredar. Intinya, BI ingin aktivitas ekonomi dan sosial berjalan lancar tanpa kendala.
Deputi Gubernur BI, Ricky Perdana Gozali, menegaskan hal itu dalam sebuah konferensi pers Rabu lalu.
Jadi, stok uang tunai sudah disiapkan dalam jumlah memadai. Tujuannya jelas: untuk menopang peningkatan transaksi, baik untuk belanja kebutuhan, tradisi bagi-bagi, atau sekadar menukar uang baru buat lebaran.
Di sisi lain, BI juga kembali menggelar program tahunannya, yaitu layanan penukaran uang khusus. Program bertajuk "Serambi" atau Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri ini memang fokus memudahkan masyarakat dapat pecahan kecil.
Untuk mewujudkannya, BI menggandeng 46 kantor perwakilan di seluruh Indonesia plus kerja sama dengan perbankan. Layanannya pun ditingkatkan, baik dari sisi jumlah uang yang disediakan maupun kemudahan aksesnya.
Artikel Terkait
Harga CPO Melonjak 8% dalam Seminggu, Terbesar Sejak November 2024
Lonjakan Harga Minyak Global Gagal Dongkrak Sektor Energi di Tengah Amukan IHSG
Menkeu Tegaskan THR Karyawan Swasta Tetap Kena Pajak, Sarankan Protes ke Perusahaan
Emas Rebound di Akhir Pekan, Tapi Catat Penurunan Mingguan Pertama dalam Lima Pekan