Alan Lancz, Presiden Alan B. Lancz & Associates Inc., melihat ini sebagai angin segar.
"Kekhawatiran soal valuasi teknologi yang terlalu tinggi mulai mereda setelah kabar positif dari TSMC," katanya.
Prospek cerah dari perusahaan Taiwan itu berhasil menepis sentimen negatif yang sempat membayangi.
Memang, dalam beberapa waktu terakhir, saham teknologi dan saham pertumbuhan bernilai tinggi sempat kehilangan momentum. Investor sepertinya memulai tahun dengan strategi baru: berburu saham-saham yang lebih murah. Saham berkapitalisasi menengah dan kecil, yang tercermin dalam indeks Russell 2000, bahkan mengungguli kinerja S&P 500 sepanjang tahun ini dan mencetak rekor tertinggi.
Fakta menarik lainnya, indeks S&P 500 berbobot sama (equal-weighted) telah naik sekitar 4 persen sejak akhir Desember. Angka itu jauh melampaui kenaikan S&P 500 konvensional yang hanya 1,4 persen. Ini menunjukkan bahwa kenaikan pasar lebih merata, tidak hanya ditopang segelintir saham raksasa.
Di tengah keriuhan sektor perbankan, BlackRock juga mencuri perhatian. Saham pengelola aset terbesar dunia itu melonjak 5,9 persen. Reli pasar membantu mendongkrak pendapatan berbasis biaya mereka dan mendorong aset kelolaan ke rekor baru: 14,04 triliun dolar AS di kuartal keempat.
Laporan-laporan dari para bankir ini menandai pembukaan musim laporan keuangan kuartal keempat. Pekan depan akan lebih ramai lagi, dengan lebih banyak perusahaan dari berbagai sektor akan membuka buku mereka.
Aktivitas di lantai bursa juga terlihat hidup. Volume perdagangan mencapai 19,12 miliar saham, angka yang lebih tinggi dari rata-rata 20 hari terakhir. Di NYSE, saham yang naik jauh lebih banyak daripada yang turun. Sementara di Nasdaq, meski lebih ketat, saham penguat masih unggul dengan rasio 1,26 banding 1. Tampaknya, setelah beberapa hari kelabu, optimisme perlahan kembali ke Wall Street.
Artikel Terkait
BKPM Prediksi Dominasi PMDN Makin Kuat, Didorong Geliat Danantara
Dana Rp 101 Triliun Danantara untuk BUMN Tekstil Baru, Bisakah Bangkitkan Pasar yang Lesu?
Danantara Buka Opsi Bentuk BUMN Tekstil, Utamakan Penciptaan Lapangan Kerja
RUPTL 2025-2034 Diuji di PTUN, Serikat Pekerja PLN Soroti Ancaman Kedaulatan Energi