BRI Siap Bagikan Dividen Rp20,6 Triliun Awal 2026

- Kamis, 15 Januari 2026 | 11:15 WIB
BRI Siap Bagikan Dividen Rp20,6 Triliun Awal 2026

Kabar baik datang dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di awal tahun. Para pemegang saham BRI bakal menerima kado awal tahun berupa dividen interim yang akan dibayarkan pada Kamis, 15 Januari 2026. Nilainya tak main-main, mencapai minimal Rp20,6 triliun.

Kalau dirinci per saham, angkanya sekitar Rp137. Pihak yang berhak adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 2 Januari 2026.

Menurut keterbukaan informasi ke OJK pada Rabu lalu, 17 Desember 2026, pembagian ini mengacu pada kinerja keuangan BRI hingga akhir September 2025. Pada periode itu, laba bersih yang diatribusikan ke entitas induk tercatat sebesar Rp41,23 triliun. Angka yang cukup solid.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa langkah ini adalah wujud komitmen bank.

"Melalui pembayaran dividen interim ini menjadi bukti nyata kinerja solid BRI serta fundamental bisnis yang kuat," ujarnya.

Dhanny menambahkan, strategi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan, dengan fokus pada penguatan pembiayaan UMKM dan transformasi digital, menjadi fondasi utamanya. Di sisi lain, pengelolaan risiko yang terjaga juga disebutkan sebagai faktor pendukung.

Dari total dividen sebesar Rp20,6 triliun itu, aliran dana terbesar akan kembali ke negara. Pemerintah Republik Indonesia, sebagai pemegang saham utama, akan menerima setoran sekitar Rp11 triliun. Sisanya? Akan dibagikan secara proporsional ke seluruh pemegang saham publik.

Perlu diingat, proses ini tentu tak asal bagi. BRI menyatakan telah mematuhi semua aturan yang berlaku, mulai dari UU Perseroan Terbatas, regulasi OJK, hingga Anggaran Dasar perusahaan yang sudah disetujui Kemenkumham.

Sebagai bank BUMN, pembagian dividen ini bukan sekadar urusan bagi hasil ke pemegang saham. Lebih dari itu, ini dianggap sebagai kontribusi nyata BRI untuk pembangunan nasional. Sebuah langkah yang menunjukkan bagaimana kinerja korporasi yang baik bisa selaras dengan dukungan terhadap perekonomian bangsa.

Jadi, bagi para investor, tanggal 15 Januari nanti adalah hari yang ditunggu. Sementara bagi BRI, ini adalah pengakuan atas kerja keras sepanjang 2025.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar