Jadi, bagi investor yang melaksanakan 10 saham baru, mereka berhak dapat 1 waran. Waran ini nantinya bisa ditukar jadi saham biasa dengan harga Rp350 per lembar, mulai Agustus 2026 hingga Agustus 2028. Jika semua waran ditebus, potensi tambahan dana untuk perusahaan bisa mencapai Rp433,6 miliar lagi.
Di sisi lain, jadwal perdagangan haknya sudah ditetapkan. Batas akhir perdagangan HMETD di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 5 Maret 2026. Sementara pencatatannya dijadwalkan seminggu kemudian, tepatnya 11 Maret 2026.
Dukungan juga datang dari pengendali. PT Matra Tri Abadi (MTA), yang saat ini memegang 54,88% saham IRSX, menyatakan komitmen penuh untuk melaksanakan seluruh hak yang mereka peroleh. Ini tentu sinyal positif bagi investor lain.
Respons pasar terhadap pengumuman ini tampaknya cukup hangat. Pada hari Rabu itu juga, saham IRSX meroket 7,4% ke level Rp580. Perjalanan saham ini dalam setahun terakhir memang luar biasa, tercatat melesat hampir 1.300 persen. Kini, nilai kapitalisasi pasarnya sudah menembus Rp3,59 triliun.
Artikel Terkait
Wall Street Lesu, Saham Keuangan Tertekan Gara-gara Wacana Batas Bunga Kartu Kredit
Pemerintah Pangkas Produksi Nikel, Harga Langsung Meroket
Ari Askhara Kembali ke Panggung Utama, Kali Ini di Geladak Kapal
Saham Soechi Lines Disetop BEI Usai Guncangan Harga 20 Persen