Pasar saham Indonesia kembali mencatatkan hari yang positif. IHSG menguat hampir satu persen, tepatnya 0,94%, dan berhasil mengunci perdagangan Rabu (14/1/2025) di level 9.032,58. Sebuah pencapaian yang cukup menggembirakan bagi investor.
Hebatnya lagi, dalam perjalanannya hari ini, indeks sempat menyentuh rekor tertinggi baru alias all-time high. Angkanya mencapai 9.049,30, setelah dibuka menguat di posisi 9.007. Suasana pasar terlihat cukup bergairah, ditandai dengan transaksi yang mencapai Rp29,01 triliun. Volume perdagangannya pun besar, 61,12 miliar saham dengan frekuensi lebih dari 3,3 juta kali.
Kalau dilihat dari pergerakan saham secara individual, mayoritas memang bergerak naik. Ada 461 saham yang menguat, sementara yang melemah 252 dan sisanya 245 stagnan. Indeks sektoral pun mayoritas berpesta, meski ada satu yang tertinggal.
Indeks SRI-KEHATI justru terkoreksi tipis 0,09%. Namun begitu, indeks-indeks utama lainnya seperti LQ45, JII, IDX30, dan ISSI kompak menguat.
Di sisi lain, seluruh sektor parkir di zona hijau. Pimpinannya adalah sektor siklikal dan infrastruktur, yang masing-masing melonjak 3,21% dan 2,21%. Tidak ketinggalan, sektor-sektor seperti energi, industri, hingga transportasi juga naik di atas 1%. Sementara sektor keuangan dan non-siklikal menutup hari dengan kenaikan yang lebih moderat, masing-masing 0,63% dan 0,10%.
Nah, untuk saham-saham yang menjadi bintang hari ini, puncak gainers didominasi oleh kenaikan fantastis. PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) meroket 34,38%, disusul PT Ever Shine Tex Tbk yang naik 34,29%. Posisi ketiga ditempati PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) dengan keuntungan 31,31%.
Tapi tentu, tidak semua saham beruntung. Di daftar losers, Indopremier Investment Management (XIPB) tercatat paling tertekan dengan penurunan 14,89%. Pinnacle Persada Investama (XPDV) menyusul di belakangnya, turun 13,16%. Lalu ada juga PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) yang melemah 13,14%.
Secara keseluruhan, sentimen pasar hari ini jelas optimis. Pencapaian level tertinggi baru, meski hanya sesaat, memberi sinyal kuat bahwa momentum masih terjaga. Tinggal dilihat apakah kenaikan ini bisa bertahan di sesi-sesi berikutnya.
Artikel Terkait
Pemerintah dan Rusia Bahas Rencana Pembangunan Gudang Penyimpanan Minyak di Sumatera
Matahari Department Store Bagikan Dividen Rp556 Miliar, Yield Capai 13%
Kawasan Golf Bandar Kemayoran Berbenah Jadi Kemayoran Indah Golf
PTPP Rampungkan Struktur Utama Gedung RS Jantung Internasional Harapan Kita