Konglomerat Prajogo Pangestu lagi-lagi memperkuat cengkeramannya di Barito Renewables Energy Tbk, atau BREN. Kali ini, aksi belinya terjadi pada 13 Januari 2026, dan bukan cuma sekali. Catatan menunjukan ada sepuluh transaksi terpisah yang dia lakukan di hari itu.
Menurut laporan yang dirilis ke OJK dan BEI, Rabu (14/1), kepemilikan sahamnya naik cukup signifikan. Dari sebelumnya 138,46 juta saham, kini bertambah jadi 139,79 juta saham. Artinya, ada tambahan sekitar 1,33 juta lembar saham yang berpindah tangan ke portofolionya.
Nah, untuk harga belinya sendiri bervariasi. Transaksi dilakukan secara tidak langsung dengan kisaran harga per saham antara Rp 8.800 sampai Rp 9.025. Kalau dijumlahkan semua, nilai belinya mencapai Rp 11,87 miliar. Bukan angka yang kecil.
Dalam keterangannya, Prajogo merujuk pada aturan yang berlaku.
"Sesuai dengan Pasal 2 Ayat 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor POJK 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka, melaporkan bahwa saya telah memiliki saham Perusahaan Terbuka," jelasnya.
Dia bilang, semua transaksi ini murni untuk kepentingan investasi pribadi. Meski jumlah sahamnya bertambah, porsi hak suaranya ternyata tak banyak berubah, masih stabil di angka sekitar 0,104 persen. Prajogo juga menegaskan satu hal: posisinya sebagai pengendali perusahaan tetap tak tergoyahkan.
Artikel Terkait
BFIN Alokasikan Seluruh Saham Treasuri untuk Program MESOP Karyawan
CIMB Niaga Bagikan Dividen Tunai Rp4,07 Triliun pada Mei 2026
Pemegang Saham Setujui Stock Split 1:2 Saham ITSEC Asia
ITSEC Asia Dapat Restu Pemegang Saham untuk Stock Split 1:2