Soal varian, tersedia beberapa pilihan berat. Mulai dari seri hadiah 0,5 gram, 1 gram, lalu ada yang 8 gram hingga yang cukup besar 88 gram. Desainnya menampilkan kuda dengan elemen keberuntungan seperti karakter “Fu”. Dengan ragam ukuran ini, Antam berharap bisa menjangkau lebih banyak kalangan, entah untuk dijadikan kado Imlek atau sekadar disimpan sebagai investasi.
Minat masyarakat terhadap emas tematik jelang Imlek memang selalu meningkat. Dan berdasarkan evaluasi internal perusahaan, produk edisi Imlek inilah yang jadi bintang penjualan dari tahun ke tahun. Konsisten jadi yang terbaik.
“Dengan penjualan yang paling baik dari tahun ke tahun ini itu semua tidak akan terjadi tanpa support,” kata Handi, menyebut peran dukungan berbagai pihak.
Performa emas Antam sendiri memang sedang bagus-bagusnya. Sebelumnya, mereka mencatatkan peningkatan tajam penjualan hingga kuartal III 2025. Angkanya tembus Rp 58,67 triliun! Itu artinya naik 64 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 35,70 triliun. Kontribusinya terhadap pendapatan perusahaan sangat signifikan.
Faktanya, emas menyumbang 81 persen dari total penjualan Antam yang secara keseluruhan naik 67 persen menjadi Rp 72,03 triliun. Hampir seluruhnya, sekitar 96 persen, berasal dari penjualan domestik yang mencapai Rp 69,31 triliun.
Peningkatan ini ditopang kenaikan volume penjualan sebesar 20 persen, dari 28.567 kilogram menjadi 34.164 kilogram. Sementara produksi emas tambang mereka dalam periode tersebut tercatat 590 kilogram.
Kinerja gemilang di segmen emas ini jadi penopang utama laba perusahaan. Di kuartal III 2025, laba Antam melonjak 197 persen menjadi Rp 6,61 triliun, dibandingkan Rp 2,23 triliun di periode yang sama tahun lalu. Sungguh lompatan yang luar biasa.
Artikel Terkait
Gambir Indonesia Kuasai 80% Pasar Dunia, Tapi Untung Besar Dinikmati India
Januari 2026, Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Rp11 Triliun untuk Perdalam Pasar Syariah
MNC Insurance Dukung Panthers di Liga Softball Komunitas Senayan
Rp 20 Triliun Disuntikkan, Kementan Bidik Dominasi Dua Raksasa Unggas