Kabupaten Aceh Tamiang baru saja menerima bantuan signifikan untuk pemulihan pascabencana. Danantara Indonesia menyerahkan 600 unit Rumah Hunian Sementara, atau yang biasa disebut Huntara, kepada pemerintah setempat. Langkah ini diharapkan bisa mempercepat proses pemulihan bagi warga yang terdampak.
Acara serah terima berlangsung Kamis lalu, dihadiri langsung oleh Managing Director Stakeholder Management Danantara, Rohan Hafas, dan Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi. Prosesnya berjalan lancar.
Dalam keterangan resminya, Danantara menegaskan komitmennya.
"Danantara memastikan pembangunan Huntara ini dilakukan agar masyarakat yang terdampak bencana mendapat hunian yang layak dan aman," begitu bunyi pernyataan perusahaan.
Mereka tak main-main soal standar. Setiap unit dibangun dengan struktur yang aman, dilengkapi akses air bersih dan sanitasi yang memadai. Listrik dan layanan kesehatan juga disiapkan. Bahkan, fasilitas pendukung seperti klinik kecil dan taman bermain turut disediakan. Yang menarik, akses internet dan listrik diberikan tanpa biaya kepada para penghuni.
Kini, 600 unit itu sudah siap huni. Pemerintah kabupaten yang akan mengelola selanjutnya, mulai dari menetapkan penerima manfaat hingga proses penempatannya.
Artikel Terkait
United Tractors Gencar Bor, Suntik Rp23,8 Miliar untuk Eksplorasi Nikel dan Emas
Antam Gencar Eksplorasi, Siapkan Rp 246 Miliar untuk Buru Emas, Nikel, dan Bauksit
Januari, Lelang Panas Bumi yang Sempat Mandek Kembali Dibuka
Wall Street Beringsut di Tengah Data Tenaga Kerja dan Ketegangan Mahkamah Agung