Lalu, adakah katalis positif untuk sektor ini? JPMorgan menyoroti tiga hal. Pertama, potensi penurunan produksi domestik China lewat program anti-involution yang bisa mendongkrak impor dari Indonesia. Kedua, pelemahan rupiah di tengah penguatan dolar AS yang menguntungkan emiten berpendapatan dollar. Ketiga, premi risiko geopolitik yang masih bisa menopang harga komoditas.
Tentu, risikonya juga ada. Mulai dari penurunan impor China yang lebih dalam dari perkiraan, pelemahan produksi baja global yang menekan permintaan batu bara metalurgi, hingga pengetatan kebijakan ESG yang makin membatasi minat investor terhadap saham batu bara.
Dari sisi rekomendasi saham, JPMorgan bersikap netral (N) untuk PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan underweight (UW) untuk PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Program buyback saham ITMG senilai Rp2 triliun dinilai mampu menahan tekanan harga, meski potensi kenaikannya terbatas seiring penurunan profitabilitas.
Pada tingkat profitabilitas saat ini, imbal hasil dividen emiten batu bara Indonesia hanya sekitar 6-7 persen. Angka yang, bagi JPMorgan, kurang menarik.
Rekomendasi UW juga dipertahankan untuk PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Alasannya, perusahaan dipandang sedang beralih ke siklus belanja modal yang agresif, sementara bisnis batu bara sebagai sumber kas utama justru melemah.
Satu titik terang? PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mendapat rekomendasi overweight (OW). Eksposur ADMR terhadap batu bara kokas dan aluminium dinilai memberikan prospek yang lebih cerah. Menurut JPMorgan, operator smelter aluminium yang tidak terintegrasi secara vertikal berpotensi diuntungkan oleh tambahan pasokan alumina dari Indonesia pada 2026, yang bisa menurunkan biaya produksi.
Keputusan pembelian atau penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.
Artikel Terkait
Dari Reruntuhan Pasar Klewer, Dewi Aminah Bangun Kerajaan Bumbu dan Inspirasi
OJK Siapkan Aturan Free Float Baru, Pasar Modal Bakal Diguncang Mulai 2026
Gadai Tembus Rp125 Triliun, Sinyal Darurat atau Peluang di Tengah Krisis?
Amman Mineral Pacu Eksplorasi di Sumbawa, Siapkan Game Changer Baru