IHSG Dibuka Hijau Tipis, 323 Saham Langsung Merangkak Naik

- Kamis, 08 Januari 2026 | 10:05 WIB
IHSG Dibuka Hijau Tipis, 323 Saham Langsung Merangkak Naik

Pergerakan IHSG pagi ini cukup menarik. Dibuka dengan sentuhan hijau tipis, hanya 0,02 persen, yang membawa indeks ke posisi 8.946,70. Namun begitu, dalam hitungan menit, penguatan itu berlanjut. IHSG merangkak naik 0,10 persen ke level 8.953.

Suasana perdagangan awal terlihat beragam. Dari sekian banyak saham yang bergerak, mayoritas justru menguat tepatnya 323 emiten. Di sisi lain, 259 saham tercatat melemah, sementara 376 lainnya diam di tempat. Transaksi awal terpantau cukup cair, mencatatkan volume 9,5 miliar saham dengan nilai Rp5,7 triliun.

Melihat indeks lainnya, LQ45 dan JII sama-sama menunjukkan performa positif. LQ45 naik 0,26 persen ke 873, sementara JII menguat 0,23 persen ke 602. Indeks MNC36 nyaris datar dengan kenaikan 0,02 persen. Berbeda cerita dengan IDX30 yang justru sedikit tertekan, melemah 0,03 persen.

Secara sektoral, lebih banyak yang hijau ketimbang merah. Sektor-sektor seperti energi, keuangan, dan properti tampak mendominasi kenaikan. Infrastruktur dan kesehatan juga ikut menguat. Namun begitu, tidak semua sektor beruntung. Beberapa seperti industri dan teknologi masih berjuang di zona merah, menunjukkan tekanan jual masih ada di area tersebut.

Nah, soal saham individu, ada beberapa nama yang mencuri perhatian. PT Ciptadana Asset Management Tbk (XCLQ), PT Ifishdeco Tbk (IFSH), dan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menjadi pemenang di sesi awal, menduduki posisi top gainers.

Sebaliknya, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) tercatat sebagai yang tertekan paling dalam. Ia ditemani oleh PT Danareksa Investment Management Tbk (XDIF) dan PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIML) di daftar top losers.

Begitulah kira-kira gambaran pasar saham Indonesia di pembukaan hari ini. Masih pagi, dan segala sesuatu bisa berubah sebelum bel penutupan nanti.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar