Hari ini, IHSG berpeluang melanjutkan aksi penguatan. Bahkan, level psikologis 9.000 pun berpotensi untuk ditembus. Prediksi ini muncul setelah indeks ditutup di posisi 8.944 kemarin, meski sempat ada tekanan jual yang cukup mengganggu.
Analis dari MNC Sekuritas dalam laporannya menyebut, pergerakan IHSG sudah menyentuh area target yang mereka proyeksikan sebelumnya. Mereka melihat sinyal untuk penguatan lebih lanjut.
"Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 8.994–9.077,"
Begitu bunyi kutipan dari laporan MNCS Daily Scope Wave, Kamis (8/1/2026).
Namun begitu, bukan berarti jalan menanjak akan mulus. MNC Sekuritas juga memberikan peringatan. Ada potensi koreksi yang bisa menguji level lebih rendah, yakni di rentang 8.777 hingga 8.879. Jadi, investor mesti siap dengan dua skenario ini.
Secara teknis, level support terdekat ada di 8.867 dan 8.776. Sementara itu, resistance yang perlu diperhatikan berada di kisaran 8.960 dan 8.996. Perhatikan level-level kunci itu untuk memetakan pergerakan.
Lalu, saham apa saja yang patut dilirik? MNC Sekuritas memberikan beberapa rekomendasi dengan strategi "Buy on Weakness", alias beli saat pelemahan.
Pertama, AUTO. Saham ini menguat ke level 2.770 dengan volume beli yang mendukung. Analis memperkirakan saham ini sedang dalam fase wave [c] dari wave B. Rekomendasi beli di rentang 2.710–2.740, dengan target harga 2.800 dan 2.860. Stoploss-nya di bawah 2.690.
Kedua, ICBP. Meski terkoreksi ke 8.050, volume pembelian masih mendominasi. Posisinya diperkirakan di bagian wave [v] dari wave C. Bisa diakumulasi di area 7.675–7.925. Targetnya 8.250 dan 8.575, dengan batas stoploss di bawah 7.600.
Ketiga, JSMR. Menguat ke 3.490 dengan volume beli yang muncul. Diprediksi sedang di awal wave (iii) dari wave [i] dari wave C. Rekomendasi beli di 3.430–3.490. Target harga 3.590 dan 3.640. Stoploss: di bawah 3.380.
Terakhir, ada WIIM yang masuk kategori spekulatif (Spec Buy). Sahamnya melonjak 7,53% ke 1.785 dengan volume beli kuat. Diperkirakan berada di akhir wave (i) dari wave [v]. Bisa dicoba di harga 1.705–1.765, target 1.815 dan 1.890. Stoploss ketat di bawah 1.650.
Nah, itu tadi sekelumit panduan untuk perdagangan hari ini. Selalu ingat, prediksi di pasar modal bukanlah jaminan. Lakukan analisis mendalam dan kelola risiko dengan baik.
Artikel Terkait
BLUE Konfirmasi Akuisisi 80% Saham oleh Perusahaan Tambang Hong Kong
ASLC Bidik Pertumbuhan Dua Digit dengan Andalkan Mobil Bekas Jelang Mudik 2026
Direktur Utama MDTV, Lie Halim, Mundur Jelang Akhir Masa Jabatan
Harga Emas Antam Naik Rp16.000 per Gram, Pesaing Tetap Stabil