Wall Street menutup sesi Rabu (7/1) dengan pergerakan yang beragam. S&P 500 akhirnya melemah, tertekan oleh penjualan besar-besaran di sektor keuangan. Di sisi lain, Nasdaq justru berhasil naik tipis, ditopang oleh rebound saham-saham teknologi seperti Nvidia dan Alphabet.
Indeks S&P 500 turun 0,34% ke level 6.920,93 poin. Dow Jones bahkan merosot lebih dalam, 0,94%, ke 48.996,08 poin. Padahal, kedua indeks itu sempat mencetak rekor tertinggi baru di awal sesi. Nasdaq, meski cuma naik 0,16% ke 23.584,28 poin, setidaknya berhasil bertahan di zona hijau.
Pemicu utama tekanan datang dari sektor keuangan dan properti. Saham-saham raksasa seperti JPMorgan Chase dan Blackstone anjlok, menarik indeks sektor keuangan S&P 500 turun 1,4%. Penurunan JPMorgan dipicu oleh penurunan rekomendasi dari Wolfe Research. Sementara itu, sentimen negatif ke Blackstone dan perusahaan akuisisi perumahan lainnya datang langsung dari Presiden Donald Trump.
Trump mengatakan akan melarang pembelian rumah tapak oleh korporasi besar, sebuah langkah yang ia yakini bisa menekan harga. Imbasnya langsung terasa. Saham American Homes 4 Rent ikut merosot. Namun begitu, bukan semua perusahaan properti terpuruk. Zillow justru naik lebih dari 2%, mungkin karena dianggap akan mendapat manfaat dari kebijakan baru ini.
Bukan cuma sektor properti yang dapat perhatian khusus Trump. Dalam unggahan media sosialnya, ia juga menyentuh perusahaan pertahanan. Trump menyatakan tidak akan mengizinkan buyback saham atau pembagian dividen bagi kontraktor pertahanan yang bermasalah dengan produksi peralatan militer. Meski tak menyebut nama, pasar langsung bereaksi. Saham Northrop Grumman dan Lockheed Martin anjlok masing-masing 5,5% dan 4,8%.
Di tengah keributan itu, ada cerita lain yang berkembang. Saham-saham teknologi terkait AI justru bangkit. Nvidia dan Microsoft naik sekitar 1%, sementara Alphabet melonjak lebih dari 2%. Tampaknya, kekhawatiran soal valuasi yang terlalu mahal mulai dikesampingkan investor.
“Investor memasuki 2026 dengan pola yang mirip tahun lalu, beli saham teknologi dan lupakan. Rumor bahwa reli AI sudah berakhir ternyata tidak benar,”
Artikel Terkait
Harga Minyak Melonjak 3% Usai Gejolak Venezuela dan Ancaman Pasokan Global
Harga Minyak Melonjak 3% Dihantui Ketegangan di Venezuela hingga Timur Tengah
Pasar Batu Bara Global Terancam Surplus, Harga Diprediksi Terus Melemah
Anggaran Militer Trump USD 1,5 Triliun Guncang Wall Street: Teknologi Tertekan, Pertahanan Melonjak