"Tujuannya jelas, untuk mempercepat penambahan produksi minyak kita," tambahnya.
Jadi, strateginya tak cuma lelang. Ada upaya percepatan eksplorasi dan tentu saja, memburu penemuan cadangan-cadangan baru. Semua dirancang agar target lifting 2026 itu benar-benar tercapai. Sebelumnya, Kementerian ESDM sendiri sudah memasang patokan yang lebih tinggi untuk tahun tersebut. Untuk minyak, angkanya antara 600 hingga 610 ribu barel per hari. Sementara untuk gas bumi, ditargetkan 5.338 sampai 5.695 juta standar kaki kubik per hari.
Nah, lelang yang rencananya dimulai bulan depan itu menjadi langkah pertama yang krusial. Semuanya bergerak sekarang.
Artikel Terkait
BEI Soroti Sembilan Emiten dengan Kepemilikan Saham Terlalu Terkonsentrasi
IHSG Bangkit Usai Gencatan Senjata, Analis Ingatkan Risiko Masih Membayangi
Gencatan Senjata AS-Iran Pacu Bursa Asia Menguat, Investor Tetap Waspada
IHSG Menguat Hampir 1 Persen di Awal Perdagangan Jumat