"Tujuannya jelas, untuk mempercepat penambahan produksi minyak kita," tambahnya.
Jadi, strateginya tak cuma lelang. Ada upaya percepatan eksplorasi dan tentu saja, memburu penemuan cadangan-cadangan baru. Semua dirancang agar target lifting 2026 itu benar-benar tercapai. Sebelumnya, Kementerian ESDM sendiri sudah memasang patokan yang lebih tinggi untuk tahun tersebut. Untuk minyak, angkanya antara 600 hingga 610 ribu barel per hari. Sementara untuk gas bumi, ditargetkan 5.338 sampai 5.695 juta standar kaki kubik per hari.
Nah, lelang yang rencananya dimulai bulan depan itu menjadi langkah pertama yang krusial. Semuanya bergerak sekarang.
Artikel Terkait
Durian Beku Indonesia Resmi Pecah Pasar China
IHSG Melaju ke 9.000, Saham RLCO Melonjak 25%
Harga Emas Antam Melonjak Rp 7.000, Konsumen Bebas PPh 22
IHSG Melonjak 54 Poin, Rupiah Justru Tergerus di Awal Perdagangan