AS Desak Venezuela Putus Hubungan dengan China, Rusia, Iran, dan Kuba

- Rabu, 07 Januari 2026 | 11:12 WIB
AS Desak Venezuela Putus Hubungan dengan China, Rusia, Iran, dan Kuba

Laporan terpisah dari New York Times menyebut, AS mendesak Rodríguez untuk mengusir bukan hanya diplomat biasa. Mereka ingin mata-mata dan personel militer dari keempat negara itu keluar dari Venezuela, meski beberapa diplomat sipil mungkin masih diizinkan tinggal.

Di sisi lain, pejabat senior AS berulang kali menyatakan mereka tak punya niat menduduki Venezuela. Namun begitu, pernyataan Trump sendiri justru berbeda nada. Presiden AS itu terus menegaskan keinginannya untuk memainkan peran kunci dalam mengarahkan masa depan negara Amerika Selatan itu. Dan masa depan itu, tampaknya, akan banyak dibiayai dari minyak.

Rencananya, pemerintah AS bahkan akan bertemu dengan sejumlah perusahaan minyak dalam pekan depan. Topiknya: investasi di Venezuela. Malam sebelumnya, Trump mengklaim Venezuela bersedia menyerahkan minyaknya hingga 50 juta barel untuk diambil alih AS.

Pengiriman akan dilakukan bertahap. Nilainya? Lebih dari USD 2,8 miliar jika merujuk harga acuan West Texas Intermediate saat ini. Trump menegaskan, minyak itu akan dijual dengan harga pasar. Hasil penjualannya, katanya, akan dimanfaatkan untuk kepentingan kedua belah pihak.


Halaman:

Komentar