Pertama, ada FAST. Saham ini naik 0,81 persen ke Rp625 dengan volume beli yang meningkat. Analis menduga posisinya sedang di awal wave [1] dari wave {C}. Strateginya adalah Buy on Weakness di kisaran Rp580-Rp625. Target harga ditetapkan di Rp700 dan Rp740, dengan stoploss di bawah Rp555.
Kemudian SRTG. Aksi beli yang muncul mendorong saham ini melonjak 6,84 persen ke Rp1.640, bahkan berhasil menembus MA60. Posisinya diperkirakan sedang membentuk wave (i) dari wave [iii]. Beli di saat melemah (Buy on Weakness) pada range Rp1.575-Rp1.625. Targetnya Rp1.685 dan Rp1.725, stoploss di bawah Rp1.525.
Berbeda sedikit, TINS masuk dalam kategori Spec Buy. Meski naik 0,60 persen ke Rp3.340, ada tekanan jual yang muncul. Saham ini diperkirakan berada di awal wave 5 dari wave (3). Bisa dipertimbangkan untuk spekulasi beli di area Rp3.220-Rp3.320. Target harga Rp3.510 dan Rp3.760, dengan batas stoploss di bawah Rp3.110.
Terakhir, PTBA. Saham ini menguat 1,28 persen ke Rp2.370, didukung peningkatan volume beli dan bertahan di atas MA60. Posisinya diduga sedang di akhir wave [i] dari wave C. Rekomendasi Buy on Weakness di harga Rp2.290-Rp2.340. Target price-nya Rp2.410 dan Rp2.450, sementara stoploss diletakkan di bawah Rp2.270.
Itulah proyeksi dan sejumlah pilihan saham untuk hari ini. Semua data tentu perlu disikapi dengan bijak, mengingat pasar saham selalu penuh kejutan.
Artikel Terkait
Gubernur Fed Serukan Pemotongan Bunga 150 Bps untuk Dongkrak Lapangan Kerja
Harga Minyak Melonjak 3% Usai Gejolak Venezuela dan Ancaman Pasokan Global
Harga Minyak Melonjak 3% Dihantui Ketegangan di Venezuela hingga Timur Tengah
Pasar Batu Bara Global Terancam Surplus, Harga Diprediksi Terus Melemah