Wall Street Melonjak Usai Penangkapan Maduro, Trump Buka Keran Minyak Venezuela

- Selasa, 06 Januari 2026 | 08:00 WIB
Wall Street Melonjak Usai Penangkapan Maduro, Trump Buka Keran Minyak Venezuela

Wall Street kembali menunjukkan taringnya di awal pekan. Bursa saham AS ditutup menguat pada Senin kemarin, dengan reli kuat dari sektor keuangan dan energi yang mendorong indeks utama naik. Sentimen ini tak lepas dari berita besar yang mengguncang: penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, oleh pasukan AS.

Dow Jones melonjak hampir 600 poin, tepatnya 595 poin, hingga mendekati level psikologis 50.000. Angka itu hampir saja tersentuh, berhenti di 49.977. Sementara itu, S&P 500 bertambah 0,6% ke posisi 6.902. Nasdaq Composite, barometer saham teknologi, juga ikut naik 0,7% ke level 23.395.

Ketegangan geopolitik jelas jadi katalis. Maduro, yang ditangkap dalam operasi militer akhir pekan, kini menghadapi dakwaan perdagangan narkoba di New York. Dari Air Force One, Presiden Donald Trump dengan tegas menyatakan AS akan mengelola Venezuela sampai ada pemimpin baru terpilih.

Langkah berikutnya pun langsung diambil. Trump memberi lampu hijau bagi raksasa minyak AS seperti Chevron dan ExxonMobil untuk masuk dan mengembangkan infrastruktur minyak Venezuela. Ini langkah strategis mengingat negeri itu punya cadangan minyak terbukti terbesar di dunia.

Dampaknya langsung terasa di pasar komoditas. Harga minyak dunia yang sempat lesu bangkit dan menguat lebih dari 1%. Investor mulai memprediksi adanya potensi tambahan pasokan global ke depan, meski infrastruktur Venezuela saat ini masih jeblok akibat usia tua dan sanksi bertahun-tahun.


Halaman:

Komentar