“Kami akan mengelolanya dengan sebuah kelompok, dan kami akan memastikan semuanya dijalankan dengan benar,” ujarnya singkat.
Lalu, bagaimana dengan pihak Venezuela sendiri? Saat ditanya soal itu, Trump merujuk pada pembicaraan antara Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang ia sebut sebagai 'Marco Rubio' dengan Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez.
Di sisi lain, dampak serangan terhadap harga minyak global sempat menjadi kekhawatiran. Wajar saja, mengingat posisi Venezuela sebagai pemilik cadangan minyak terbesar dunia. Tapi, berdasarkan laporan dari perusahaan minyak negara, PDVSA, operasi produksi dan penyulingan minyak mereka berjalan normal pasca-serangan.
Memang ada kerusakan parah, khususnya di Pelabuhan La Guaira dekat Caracas. Tapi untungnya, pelabuhan itu bukan digunakan untuk ekspor minyak. Jadi, gangguan terhadap pasokan global setidaknya untuk saat ini bisa dihindari.
Artikel Terkait
Operasi Militer AS di Venezuela Picu Reli Bursa Asia ke Rekor Baru
Harga Bensin AS Diprediksi Turun, Sentuh Level Terendah Sejak 2020
BEI Hentikan Sementara FIRE dan PKPK Usai Rally Gila-Gilaan
IHSG Diprediksi Lesu, Aksi Ambil Untung Dominan Usai Rekor Tertinggi