“Kami akan mengelolanya dengan sebuah kelompok, dan kami akan memastikan semuanya dijalankan dengan benar,” ujarnya singkat.
Lalu, bagaimana dengan pihak Venezuela sendiri? Saat ditanya soal itu, Trump merujuk pada pembicaraan antara Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang ia sebut sebagai 'Marco Rubio' dengan Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez.
Di sisi lain, dampak serangan terhadap harga minyak global sempat menjadi kekhawatiran. Wajar saja, mengingat posisi Venezuela sebagai pemilik cadangan minyak terbesar dunia. Tapi, berdasarkan laporan dari perusahaan minyak negara, PDVSA, operasi produksi dan penyulingan minyak mereka berjalan normal pasca-serangan.
Memang ada kerusakan parah, khususnya di Pelabuhan La Guaira dekat Caracas. Tapi untungnya, pelabuhan itu bukan digunakan untuk ekspor minyak. Jadi, gangguan terhadap pasokan global setidaknya untuk saat ini bisa dihindari.
Artikel Terkait
BI Sebut Ruang Turunkan Suku Bunga Makin Sempit Imbas Gejolak Global
PT Asia Pramulia Beralih ke Impor Bahan Baku Akibat Konflik Timur Tengah
AISA Rencanakan Kuasi Reorganisasi untuk Hapus Akumulasi Kerugian Rp2,7 Triliun
Wall Street Melonjak Usai Gencatan Senjata AS-Iran-Israel, Harga Minyak Anjlok