ADRO - Spec Buy
Saham ADRO kemarin terkoreksi cukup dalam, 6,94 persen ke Rp1.810, dengan tekanan jual yang muncul. Analis memperkirakan posisinya sedang di akhir wave [ii] dari wave C. Kunci utamanya ada di level Rp1.765; selama masih di atas sana, pola ini masih valid.
Rekomendasi: Beli di Rp1.795-Rp1.810. Target: Rp1.870 dan Rp1.910. Stop loss jika jatuh di bawah Rp1.765.
IMPC - Buy on Weakness
IMPC juga melemah 2,24 persen ke Rp3.930. Tekanan jual terlihat, tapi ini justru dianggap sebagai bagian awal dari wave 5 pada pola yang lebih besar. Strateginya adalah beli saat lemah.
Rekomendasi: Beli di Rp3.760-Rp3.880. Target: Rp4.230 dan Rp4.440. Stop loss di bawah Rp3.720.
PTRO - Buy on Weakness
Berbeda dengan dua saham sebelumnya, PTRO malah naik 1,16 persen ke Rp10.925. Volume pembelian masih kuat dan pergerakannya bertahan di atas MA20. Diperkirakan saham ini sedang di awal wave [v].
Rekomendasi: Beli di Rp10.650-Rp10.875. Target: Rp11.575 dan Rp11.850. Stop loss cukup ketat di bawah Rp10.150.
UNVR - Buy on Weakness
UNVR bergerak flat di Rp2.600. Yang menarik, volume pembelian muncul meski harganya stagnan dan belum mampu menembus MA20. Posisinya diperkirakan masih dalam bagian dari wave [v].
Rekomendasi: Beli di Rp2.530-Rp2.590. Target: Rp2.870 dan Rp3.060. Stop loss di bawah Rp2.460.
Jadi, begitulah pandangan pasar di hari pertama kerja tahun 2026. Ada optimisme, tapi tetap dibayangi kewaspadaan. Semua kembali pada strategi dan risk appetite masing-masing investor.
Artikel Terkait
DPR Dorong Elektrifikasi Transportasi dan Rumah Tangga untuk Tekan Ketergantungan Impor Energi
Pemerintah Turki Naikkan Tarif Listrik dan Gas Rata-Rata 25% Mulai 2026
Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,857 Juta per Gram, PPN Dihapus
IHSG Anjlok Hampir 1%, Ditekan Saham Konglomerasi dan Bank Besar