Harga BBM Turun Serentak di Awal 2026, Pertamax hingga Shell Ikut Anjlok

- Kamis, 01 Januari 2026 | 07:42 WIB
Harga BBM Turun Serentak di Awal 2026, Pertamax hingga Shell Ikut Anjlok

Tahun baru 2026 membawa kabar baik bagi para pengendara. Tepat mulai hari ini, 1 Januari, harga berbagai jenis bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU mengalami penurunan. Fenomena ini tak hanya terjadi di pom bensin Pertamina, tapi juga di jaringan swasta seperti Shell, BP-AKR, hingga Vivo.

Menurut informasi yang dipublikasikan di laman resmi Pertamina Patra Niaga, penurunan cukup signifikan terjadi untuk produk non-subsidi. Ambil contoh Pertamax (RON 92) di Jakarta. Harganya turun Rp 400, dari semula Rp 12.750 menjadi Rp 12.350 per liter. Nasib serupa dialami Pertamax Green (RON 95), yang kini dijual Rp 13.150 per liter setelah sebelumnya Rp 13.500.

Tak ketinggalan, Pertamax Turbo (RON 98) juga ikut melunak. Pengguna mobil performa tinggi bisa bernapas lega karena harganya turun dari Rp 13.750 ke Rp 13.400 per liter. Di tengah penurunan ini, ada satu harga yang tetap bertahan: Pertalite. BBM subsidi dengan RON 90 itu masih stabil di angka Rp 10.000 per liter, setidaknya untuk saat ini.

Di sisi lain, produk gasoil atau solar juga mengalami koreksi. Pertamina Dex, misalnya, harganya anjlok cukup dalam dari Rp 15.000 menjadi Rp 13.600 per liter. Dexlite pun turun dari Rp 14.700 ke Rp 13.500. Sementara itu, Bio Solar tetap menjadi pilihan paling hemat, harganya tak berubah di Rp 6.800 per liter.

Berikut rincian lengkap harga BBM Pertamina untuk wilayah Jakarta per 1 Januari 2026. Perlu diingat, harga di daerah lain bisa saja berbeda.

  • Pertamax: Rp 12.350 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.400 per liter
  • Pertamax Green: Rp 13.150 per liter
  • Dexlite: Rp 13.600 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 13.500 per liter
  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Bio Solar: Rp 6.800 per liter

Bagaimana dengan SPBU swasta?

Trend penurunan ini ternyata merata. Shell, misalnya, juga menyesuaikan harga jualnya. Berdasarkan laman resmi mereka, Shell Super (RON 92) untuk wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur sekarang dijual Rp 12.700 per liter. Shell V-Power (RON 95) turun ke Rp 13.190, sementara varian tertinggi, Shell V-Power Nitro (RON 98), dibanderol Rp 13.480 per liter. Untuk diesel, V-Power Diesel turun menjadi Rp 13.860.

Lalu, bagaimana dengan BP-AKR? Situasinya tak jauh berbeda. Harga BP 92 di kawasan Jabodetabek dan Jawa Timur dilaporkan turun menjadi Rp 12.500 per liter. Produk andalan mereka, BP Ultimate (RON 95), kini dijual Rp 13.190. Sementara BP Ultimate Diesel dibanderol Rp 13.860 per liter.

Vivo, pemain lain di industri ini, tak mau ketinggalan. Melalui unggahan di Instagram resmi @spbuvivo, mereka mengumumkan penurunan harga Revvo 92 dari Rp 13.000 menjadi Rp 12.700 per liter. Untuk produk diesel, Diesel Primus mengalami penurunan yang lebih tajam, dari Rp 15.520 menjadi Rp 13.610 per liter.

Secara umum, awal tahun ini memberikan sedikit kelegaan di tengah hiruk-pikuk ekonomi. Penurunan harga BBM, meski tidak drastis, tentu disambut baik oleh masyarakat. Tinggal menunggu, apakah tren ini akan bertahan atau hanya sekadar koreksi sesaat. Waktu yang akan menjawabnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar