Kursi Roda untuk Mama: Senyum Meiske Akhirnya Terkabul di Pohon Kasih

- Selasa, 23 Desember 2025 | 05:48 WIB
Kursi Roda untuk Mama: Senyum Meiske Akhirnya Terkabul di Pohon Kasih

MANADO – Di tengah keriuhan acara berbagi kasih Coca-Cola Indonesia di Pohon Kasih, ada satu wajah yang tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Meiske Barik. Senyumnya lebar, matanya berbinar. Mimpi yang ia gantungkan selama tiga tahun akhirnya jadi kenyataan: sebuah kursi roda untuk ibunya.

Meiske termasuk dari sepuluh orang beruntung yang permintaannya dikabulkan dalam momentum Natal tahun ini. Bagi dia, kursi roda itu bukan cuma benda biasa. Itu adalah tiket untuk mewujudkan sebuah harapan sederhana namun mendalam: bisa jalan-jalan bersama sang ibu yang sudah sepuh.

“Bersyukur sekali,” ujarnya, sambil tak henti tersenyum.

“Sudah tiga tahun ini ingin sekali beli kursi roda supaya bisa jalan-jalan sama ibu.”

Kini, yang ada di pikirannya cuma satu: cepat-cepat pulang ke Tomohon, kampung halamannya. Ia membayangkan reaksi ibunya. Senyum bahagia itu, yang pasti akan merekah saat sang mama menerima hadiah yang sudah lama diidamkan.

“Secepatnya mau balik ke kampung. Mama saya pasti senang kalau dapat kursi roda ini,” tutur Meiske, suaranya terdengar haru.

Tak bisa dipungkiri, perayaan Natal kali ini terasa spesial. Bahkan, mungkin salah satu yang terindah dalam hidupnya. Namun begitu, di balik kebahagiaan pribadinya, ada harapan yang lebih luas. Ia ingin momen seperti ini bisa terus berlanjut, menjangkau lebih banyak orang.

“Harapannya semoga bisa dibuat terus,” katanya.

“Supaya orang-orang lain juga bisa merasakan kebahagiaan di saat Natal.”

Perasaan senang yang sama ternyata juga dirasakan oleh pihak penyelenggara. Grant Davidson, Frontline Marketing Senior Director Coca-Cola Indonesia, mengaku gembira bisa berbagi sukacita dengan warga Manado. Apalagi, ini adalah kali pertama mereka menggelar acara seperti ini di kota tersebut.

“Kami ingin menjadikan Pohon Kasih sebagai ruang di mana kebahagiaan tidak hanya dinikmati, tetapi juga dibagikan,” ucap Davidson.

Sebuah pagi di Manado pun berkesan. Bukan hanya karena hiasan dan semarak Natal, tapi karena sebuah kursi roda yang membawa pulang harapan, dan senyum seorang anak yang akhirnya terkabul impiannya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar