Perusahaan finansial PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) baru saja mendapat angin segar. Mereka mengamankan suntikan dana segar senilai USD 5 juta dari Symbiotics, sebuah platform investasi global yang punya fokus kuat pada ekonomi berkembang.
Menurut keterangan tertulis yang dirilis Senin (22/12/2025), dana strategis ini akan dipakai untuk mendorong pengembangan lini bisnis layanan keuangan B2B mereka. Intinya, untuk akselerasi.
Founder sekaligus Group CEO VTNY, Jun Waide, menyampaikan optimisme dengan modal baru ini.
"Kami yakin ini jadi peluang untuk memperluas akses layanan keuangan dan benefit ke lebih banyak UMKM lagi," ujarnya.
Namun begitu, Waide menekankan bahwa ekspansi itu akan dilakukan dengan hati-hati. "Kami tetap berkomitmen menjaga integritas dan prinsip kehati-hatian dalam setiap langkah perusahaan," tambahnya.
Dana dari Symbiotics itu rencananya akan dialirkan untuk beberapa hal krusial. Di antaranya, memperkuat kemampuan operasional dan teknologi, melebarkan jangkauan pasar, serta tentu saja, menyempurnakan produk-produk yang ditawarkan. Targetnya jelas: segmen UMKM dan klien korporasi.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Strategi tersebut sejalan dengan rencana ekspansi VTNY di tahun 2026 mendatang. Latar belakangnya, permintaan akan solusi keuangan digital untuk karyawan UMKM di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.
Di sisi lain, perusahaan menegaskan satu hal penting. Meski dana yang diterima cukup besar, komitmen untuk tumbuh secara prudent tak akan goyah. VTNY berjanji akan mengedepankan efisiensi, tata kelola keuangan yang kuat, dan tentu saja, dampak positif bagi perekonomian dalam negeri.
Jadi, ini soal ekspansi, tapi dengan pondasi yang tetap ingin dijaga kokoh.
Artikel Terkait
Wall Street Melemah, Sektor Teknologi Tertekan oleh Kekhawatiran AI dan Data Pasar Tenaga Kerja
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Naikkan Batas Free Float Jadi 15%
IHSG Turun 0,53% ke 8.103,88, Mayoritas Sektor Terkoreksi
Rupiah Melemah ke Rp16.842 per Dolar Dihantam Sentimen Geopolitik Timur Tengah