HALLO PURWASUKA, JAKARTA - Wakil Menteri BUMN RI Kartika Wirjoatmodjo mengapresiasi program pemberdayaan desa milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang biasa disebut Desa Brilian sebagai langkah pemerataan ekonomi di pelosok negeri.
Menurutnya program pemberdayaan Desa seperti ini bisa menjadi engine of growth dalam keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5%.
Pernyataan itu diungkapkan saat malam ”Nugraha Karya Desa BRILiaN 2023” yang dilaksanakan pada tanggal 10 Januari 2024 di Menara BRILiaN, Jakarta. Acara ini merupakan malam apresiasi bagi desa-desa yang dinilai aktif bergerak maju mendorong ekonomi kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN.
Di sisi lain, Wamen BUMN Kartika mengungkapkan Kementerian BUMN terus mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan segmen UMKM yang notabene memiliki kontribusi terhadap PDB sebesar 60,5% serta penyerapan tenaga kerja sebesar 96,9% dari total penyerapan tenaga kerja nasional.
Baca Juga: Agen Mitra UMi BRILink Ini Selamatkan Masyarakat Dari Jerat Rentenir
”Dengan peranan strategis desa dalam pembangunan nasional maka penguatan kapabilitas dan kompetensi berbagai fungsi penguatan pemberdayaan, digitalisasi, pelatihan-pelatihan dan sebagainya sangat penting. Pengelolaan melalui optimasi ekosistem desa mulai dari Bumdes, kelompok usaha, UMKM, maupun Kapoktan perlu untuk diterapkan sesuai dengan prinsip SDG yang meliputi universalitas, integrasi dan incluciveness sehingga mendorong pertumbuhan yang merata di seluruh pedesaan Indonesia,” ucapnya.
Selain itu, Kartika menyampaikan bahwa pemerintah akan fokus melakukan pengembangan sumber daya manusia pedesaan yang unggul menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, serta ekonomi demi menciptakan kesejahteraan merata.
Artikel Terkait
Suara Kekecewaan 2025: Ketika KaburAjaDulu Menjadi Pilihan Rasional
MNC Life dan BPD DIY Perkuat Proteksi Nasabah dengan Asuransi Jiwa Kredit Personal Loan
Prestasi Bersejarah di SEA Games 2025, Bonus Atlet Emas Tembus Rp1 Miliar
Menkeu Purbaya: Demutualisasi BEI Bukti Kepercayaan Investor, IHSG 10.000 Bukan Mimpi