Kontraktor Resmi Ditunjuk, Proyek Jalan Tol Akses Patimban Siap Digarap

- Senin, 22 Desember 2025 | 06:55 WIB
Kontraktor Resmi Ditunjuk, Proyek Jalan Tol Akses Patimban Siap Digarap

Subang, Jawa Barat – Proyek Jalan Tol Akses Patimban akhirnya menemukan bentuknya. PT Jasamarga Akses Patimban (JAP) secara resmi telah menunjuk kontraktor yang akan menggarap dua paket pekerjaan utama. Untuk Paket I, yang membentang dari Sta.0 000 hingga 700, pengerjaannya dipercayakan kepada konsorsium ADHI-NRC KSO. Sementara itu, Paket II yang jauh lebih panjang, yakni dari Sta 700 hingga 14 110, akan dikerjakan oleh gabungan perusahaan lain: KSO PP-HK-WIKA-Marga Konstruksi Nusantara.

Penandatanganan kontraknya sendiri sudah dilakukan. Acara berlangsung Kamis lalu, tepatnya tanggal 18 Desember 2025, di Hotel Laska, Subang. Suasana ruangan terlihat khidmat saat para petinggi perusahaan menyepakati kerja sama ini. Di sana hadir Direktur Utama PT JAP, Victor Nazarenko, didampingi perwakilan dari masing-masing konsorsium, Rony Kusumanegara dan Yusdiantoro.

Menurut Setiadi Djajasaputra, Corporate Secretary PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), Paket I yang akan digarap ADHI-NRC punya panjang sekitar 7,10 kilometer. “Rencana pembangunannya akan dimulai awal tahun depan, kuartal pertama 2026,” jelasnya. Target penyelesaiannya dipatok 16 bulan.

“Jalan tol Paket I ini akan memiliki Simpang Susun (Interchange) Cipeundeuy yang terhubung dengan Kawasan Industri Subang Metropolitan,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Senin (22/12/2025).

Lalu bagaimana dengan Paket II? Paket sepanjang 7,01 km ini rupanya lebih kompleks. Di dalamnya termasuk pembangunan Simpang Susun Bungur, Overpass Waladin, Underpass Sukamandi-Kalijati, dan Overpass Babakan Laya. Tidak hanya itu, proyek ini juga akan membangun jembatan untuk melintasi saluran irigasi Tarum Timur dan yang tak kalah penting, perlintasan rel kereta api.

Dari sisi manfaat, harapannya jelas: memperkuat konektivitas logistik. Mardiansyah, Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, mengungkapkan bahwa kehadiran tol ini diharapkan bisa memangkas waktu tempuh secara signifikan. Perjalanan dari koridor Tol Trans Jawa menuju Pelabuhan Patimban bakal jauh lebih efisien, khususnya untuk angkutan barang.

“Pemangkasan waktu tempuh menjadi indikator manfaat yang dirasakan, karena jalur menuju Patimban menjadi lebih ringkas dan pergerakan logistik dari Subang lebih terukur,” ujarnya.

Dengan kata lain, perjalanan yang sebelumnya memakan waktu hampir dua jam tepatnya 1 jam 52 menit dari Jalan Tol Cikampek KM 89 475 ke Pelabuhan Patimban, diproyeksikan bakal menyusut drastis menjadi hanya 40 menit. Perubahan yang cukup berarti untuk mendongkrak kinerja pelabuhan dan kawasan industri di sekitarnya.

(Rahmat Fiansyah)

Komentar