Optimisme mengalir dari kalangan pengusaha industri. Mereka yakin, diplomasi ekonomi yang digalang pemerintah lewat pengembangan kawasan industri bisa jadi motor penggerak perekonomian dalam negeri. Hal ini mengemuka setelah Kementerian Luar Negeri dan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menandatangani nota kesepahaman.
Kerja sama itu diteken untuk memperkuat industri dan mendongkrak target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. Penandatanganan dilakukan di hadapan dua menteri, yakni Menlu Sugiono dan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita.
Menurut Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana, kolaborasi ini intinya menyinergikan diplomasi luar negeri dengan penguatan industri nasional.
Ucap Ma’ruf dalam keterangannya, Minggu (21/12).
Artikel Terkait
Ketegangan AS-Iran Dongkrak Dolar, Pasar Waspadai Inflasi dan Suku Bunga
IEA Peringatkan Kerusakan Aset Energi di Timur Tengah Picu Krisis Global
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram Pasca-Lebaran, Galeri24 dan UBS Stabil
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram, Galeri24 dan UBS Stabil