Mereka pun merekomendasikan sejumlah saham untuk disimak, seperti INDY, BRPT, TINS, MEDC, INKP, dan MDKA.
Namun, tidak semua sekuritas sepakat dengan pandangan itu. MNC Sekuritas justru punya proyeksi yang lebih berhati-hati, bahkan cenderung negatif. Mereka memprediksi IHSG justru berpeluang melemah ke kisaran 8.464-8.560.
“IHSG rawan terkoreksi dahulu untuk menguji 8.464-8.560 sekaligus menutup area gap tipisnya. Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an,”
tulis analis MNC Sekuritas dalam laporannya.
Dari kubu pesimis ini, saham-saham pilihan yang diusung berbeda, yakni ELSA, CBDK, HRUM, dan RATU.
Jadi, pasar hari ini dihadapkan pada dua narasi yang bertolak belakang. Di satu sisi ada peluang konsolidasi di level saat ini, di sisi lain ancaman koreksi masih mengintai. Semuanya kembali pada pertimbangan dan risiko masing-masing investor.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak