Dia lalu menambahkan, "Saya tidak berpikir dia harus melakukan persis apa yang kami katakan, tapi tentu saja sukuara presiden seharusnya bisa didengarkan."
Pernyataan ini langsung menjadi sorotan. Pasalnya, independensi The Fed adalah fondasi kebijakan moneter AS. Pasar dan investor selama ini bergantung pada keputusan bank sentral yang bebas dari tekanan politik, semua demi stabilitas harga.
Di sisi lain, sikap Trump ini bukan hal baru. Dia sudah berkali-kali mengkritik Jerome Powell, menilai langkah The Fed dalam memangkas suku bunga terlalu lambat dan berhati-hati. Baru Rabu lalu, The Fed memutuskan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Kini, dengan isyarat pergantian pimpinan dan keinginan untuk lebih terlibat, Trump seolah sedang menyiapkan babak baru dalam hubungan Gedung Putih dengan bank sentral. Arahnya masih samar, tapi gaungnya sudah terdengar.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak