Pasar saham Indonesia menutup hari Kamis (11/12) dengan catatan merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkikis 80,443 poin, atau sekitar 0,92 persen, hingga akhirnya berhenti di level 8.620,481. Suasana pelemasan ini cukup terasa di seluruh lantai bursa.
Kalau dilihat dari pergerakan sahamnya, mayoritas justru terperosok. Dari ratusan emiten yang diperdagangkan, 500 saham melemah. Hanya 201 yang berhasil menguat, sementara 98 lainnya stagnan alias flat. Aktivitas perdagangan sendiri cukup sibuk, dengan frekuensi transaksi menembus lebih dari 3,5 juta kali. Nilai transaksinya mencapai Rp 33,8 triliun, dengan volume saham yang diperdagangkan hampir 70 miliar lembar. Kapitalisasi pasarnya sendiri tercatat di angka Rp 15.855 triliun.
Nah, siapa saja yang paling terpukul hari ini? Posisi puncak top loser diisi oleh Lotte Chemical Titan (FPNI). Sahamnya anjlok 190 poin, atau nyaris 15 persen, ke level Rp 1.080.
Di belakangnya, ada Mora Telematika (MORA) yang juga terpuruk. MORA melemah 2.100 poin (14,95%) ke harga Rp 11.950.
Kobexindo Tractors (KOBX) tak kalah parah, terkoreksi 13,33% ke Rp 208. Pelemahan signifikan juga dialami oleh Dharma Satya Nusantara (DSNG) dan PP London Sumatra Indonesia (LSIP), yang masing-masing merosot lebih dari 11 persen.
Kondisi lesu ini sepertinya tak hanya terjadi di Jakarta. Bursa saham Asia pada umumnya juga tampak lesu sore ini, meski ada sedikit pengecualian.
Indeks Nikkei 225 Jepang, misalnya, turun 0,9%. Shanghai Composite di China juga melemah 0,7%. Hang Seng Hong Kong sedikit lebih stabil, cuma turun tipis 0,04%.
Namun begitu, ada sedikit cahaya dari Singapura. Indeks Straits Times justru menguat 0,32%, menutup hari di posisi 4.526,250.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020