Hingga akhir kuartal ketiga tahun 2025, PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) berhasil mendulang pendapatan yang cukup fantastis. Angkanya mencapai Rp697,6 miliar, atau melonjak 87,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp372,5 miliar.
Lalu, dari mana saja kontribusinya? Ternyata, bisnis peternakan unggas atau poultry masih menjadi andalan. Segmen ini menyumbang 72,1 persen dari total pendapatan. Diikuti oleh meat & processing yang berkontribusi 22,2 persen. Sementara itu, bisnis cattle livestock dan komoditas pertanian masing-masing menyumbang 3,6 persen dan 2,1 persen.
Yang menarik, perbaikan kinerja tidak hanya terlihat dari pendapatan. Dari sisi profitabilitas, perusahaan juga menunjukkan tren positif. WMPP berhasil membukukan EBITDA positif sebesar Rp5,6 miliar. Padahal, di periode yang sama tahun lalu, mereka masih mencatatkan EBITDA negatif yang cukup dalam, yaitu Rp87,8 miliar. Ini jelas sebuah lompatan yang signifikan.
CEO Widodo Makmur, Tumiyono, mengonfirmasi kemajuan ini.
"EBITDA yang tercatat positif menunjukkan kinerja Perseroan mulai mengalami perbaikan meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan. Pendorong utamanya adalah peningkatan bisnis poultry, khususnya segmen penjualan karkas," ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (25/11/2025).
Dia menambahkan, strategi efisiensi dan penguatan lini utama turut berperan. Momentum dari program pemerintah Makan Bergizi Gratis juga disebut-sebut ikut mendongkrak kinerja perusahaan.
Artikel Terkait
Pemulihan SPBU Aceh Tembus 97 Persen Pascabencana
Di Balik Kenaikan IHSG, Sepuluh Saham Ini Justru Terjun Bebas
BEI Dibanjiri Emisi Baru, IHSG Nyaris Sentuh 9.000 di Awal 2026
Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Tak Ada Kelangkaan