PT Pertamina Patra Niaga telah mengambil langkah tegas untuk memastikan BBM subsidi tepat sasaran. Perusahaan mengumumkan telah memblokir 394.000 nomor polisi kendaraan yang terindikasi kuat melakukan penyelewengan atau fraud.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program Subsidi Tepat. Program ini didukung oleh digitalisasi untuk memantau dan mengawasi transaksi produk-produk bersubsidi secara lebih efektif.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR, Mars Ega menegaskan bahwa pemblokiran ini bertujuan untuk memitigasi penyalahgunaan BBM subsidi di masa mendatang. Upaya pengawasan yang ketat ini berhasil mengidentifikasi ratusan ribu kendaraan yang diduga melakukan kecurangan.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam di Pegadaian Naik Tipis, Dua Produk Lainnya Stabil
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2,86 Juta per Gram
Wall Street Fokus pada Laporan Keuangan di Tengah Ketegangan Timur Tengah
INET (Sinergi Inti Andalan Prima) Ekspansi ke Bisnis Perdagangan Peralatan Telekomunikasi