Analisis Proyeksi Harga Emas Pekan Depan: Potensi Kenaikan dan Penurunan
Harga emas dunia diprediksi akan menguat pada awal pekan, dengan potensi untuk menguji level resisten di kisaran USD 4.166 per troy ounce. Penguatan ini diperkirakan akan berdampak pada harga emas dalam negeri, yang berpeluang terkerek naik menuju level Rp 2.378.000 per gram.
Sebelumnya, harga emas global tercatat berada di posisi USD 4.084 per troy ounce. Meski menunjukkan sinyal kenaikan, pengamat pasar keuangan dan komoditas memproyeksikan bahwa penguatan harga emas pekan depan akan terbatas dan masih menyisakan ruang untuk potensi koreksi.
Level Support Kunci untuk Harga Emas
Analisis teknikal menunjukkan bahwa jika tekanan jual muncul, level support pertama untuk emas dunia berada di USD 3.996 per troy ounce. Pada level ini, harga logam mulia di dalam negeri diperkirakan akan berada sekitar Rp 2.338.000 per gram.
Lebih lanjut, jika tekanan jual berlanjut, support kedua diproyeksikan berada di level USD 3.900. Pada skenario ini, harga emas lokal berpotensi mengalami penurunan menuju level Rp 2.298.000 per gram. Pergerakan harga emas dalam sepekan ke depan diperkirakan masih akan fluktuatif.
Artikel Terkait
Chandra Asri Resmi Kuasai Jaringan SPBU Esso Singapura
Tiket KAI Tembus 3,9 Juta, Stasiun Utama Jawa Diserbu Penumpang Nataru
Ragunan Dibanjiri 113 Ribu Pengunjung di Hari Pertama 2026
Anjloknya Harga Udang: Alarm Keras bagi Industri yang Terlalu Percaya Diri