Warren Buffett Akhirnya Investasi di Google: Beli Saham Alphabet Rp72 Triliun, Jual Apple?

- Sabtu, 15 November 2025 | 11:20 WIB
Warren Buffett Akhirnya Investasi di Google: Beli Saham Alphabet Rp72 Triliun, Jual Apple?
Warren Buffett Akhirnya Investasi di Alphabet, Induk Google - Analisis Portofolio Terkini

Berkshire Hathaway Resmi Masuk ke Saham Alphabet, Induk Google

Perusahaan investasi legendaris milik Warren Buffett, Berkshire Hathaway, secara resmi mengungkapkan posisi investasi perdananya pada perusahaan induk Google, Alphabet. Keputusan ini terjadi bersamaan dengan aksi divestasi besar-besaran yang dilakukan terhadap saham Apple dalam portofolionya.

Melalui laporan kuartal terbaru, Berkshire Hathaway dinyatakan telah membeli saham Alphabet dengan nilai total mencapai USD4,3 miliar, atau setara dengan lebih dari Rp72 triliun. Transaksi ini membuat perusahaan tersebut kini memegang sekitar 17,85 juta lembar saham Alphabet per tanggal 30 September 2025.

Penjualan Saham Apple Berlanjut

Di sisi lain, aksi pelepasan saham Apple terus berjalan. Hingga kuartal ketiga tahun 2025, Buffett tercatat telah mengurangi kepemilikan Berkshire di Apple menjadi 238,2 juta saham. Jumlah ini mencerminkan penjualan hampir 75 persen dari total awal kepemilikan yang pernah mencapai lebih dari 900 juta saham.

Meski mengalami penurunan signifikan, Apple tetap mempertahankan statusnya sebagai aset terbesar dalam portofolio Berkshire Hathaway dengan nilai pasar sekitar USD60,7 miliar atau setara Rp1.104 triliun. Total nilai portofolio saham perusahaan Buffett saat ini diperkirakan mencapai USD283,2 miliar.

Alphabet Masuk 10 Besar Portofolio Berkshire

Dengan investasi barunya ini, Alphabet langsung menempati posisi di antara sepuluh saham terbesar yang dipegang oleh Berkshire Hathaway. Langkah ini dinilai cukup mengejutkan mengingat filosofi investasi Buffett yang terkenal konservatif dan cenderung menghindari saham-saham teknologi.

Berbeda dengan Alphabet, Apple selama ini dianggap Buffett lebih memiliki karakter sebagai perusahaan produk konsumen, mirip dengan merek-merek yang selama ini menjadi andalannya. Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti apakah keputusan investasi di Alphabet datang langsung dari Warren Buffett, atau dari manajer portofolio seperti Todd Combs dan Ted Weschler, atau bahkan dari calon penerusnya, Greg Abel.

Penyesalan yang Telah Terlambat

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Berkshire Hathaway pada tahun 2019 pernah mencatat pernyataan penyesalan dari Warren Buffett dan almarhum Charlie Munger. Keduanya mengaku salah karena tidak berinvestasi di Google lebih awal. Buffett saat itu mengakui bahwa model bisnis iklan Google memiliki kemiripan dengan prinsip kerja divisi asuransi mobil Geico yang merupakan anak perusahaan Berkshire.

"Kami membuat kesalahan," ujar Munger pada kesempatan tersebut. Pernyataan yang kemudian diulang oleh Buffett, "Dia bilang kami membuat kesalahan," kenang Buffett merespons partner bisnisnya itu. Investasi ini seolah menjadi pembuktian atas penyesalan tersebut, meski datang di kemudian hari.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar