Danantara Siap Suntik Modal Kerja ke Krakatau Steel (KRAS): Proses Final

- Jumat, 14 November 2025 | 14:15 WIB
Danantara Siap Suntik Modal Kerja ke Krakatau Steel (KRAS): Proses Final
Danantara Siap Suntik Modal Kerja ke Krakatau Steel (KRAS) - Proses Final

Danantara Pastikan Suntikan Dana untuk Krakatau Steel (KRAS) dalam Tahap Akhir

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dipastikan akan menjadi perusahaan BUMN kedua yang mendapat suntikan dana dari Danantara. Proses verifikasi untuk penyaluran modal kerja ini dilaporkan telah memasuki tahap final.

Febriany Eddy, Managing Director Non-Financial Holding Operasional Danantara, mengungkapkan bahwa bantuan dana akan disalurkan melalui PT Danantara Asset Management (DAM). Suntikan modal kerja ini bertujuan untuk mengatasi kondisi kesulitan keuangan yang sedang dihadapi oleh perusahaan BUMN baja tersebut.

Febriany mengakui bahwa kondisi keuangan Krakatau Steel saat ini tidak berada dalam keadaan baik. Validasi mengenai besaran jumlah dana yang akan disalurkan masih terus dilakukan, namun prosesnya sudah mendekati penyelesaian.

Kondisi likuiditas Krakatau Steel memang tengah mengalami tekanan. Laporan keuangan per 30 September 2025 mencatat bahwa posisi modal kerja KRAS tercatat negatif, mencapai nilai hingga Rp25 triliun.

Misi Strategis Danantara untuk Perkuat Basis Manufaktur

Rencana suntikan dana ini merupakan bagian dari misi strategis Danantara untuk memperkuat kembali basis industri manufaktur nasional. Sektor manufaktur, termasuk industri baja, dinilai memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan berkualitas dan membutuhkan keahlian tinggi.

Febriany menegaskan komitmen Danantara untuk membangun kembali fondasi manufaktur yang kuat di Indonesia, dengan tujuan akhir menciptakan kesempatan kerja yang skilled dan berkualitas.

Potensi Besar dan Lokasi Strategis Krakatau Steel

Krakatau Steel dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk kembali menjadi pilar industri baja nasional. Potensi ini didukung oleh lokasi kawasan industri yang strategis dan dilengkapi dengan infrastruktur penunjang yang lengkap.

Febriany menyebutkan bahwa kawasan industri Krakatau Steel memiliki akses tol, akses kereta api, dan pelabuhan yang mampu menampung kapal hingga 200 ribu DWT. Semua faktor ini menjadi bahan baku utama bagi sebuah lokasi strategis yang sudah dimiliki oleh perusahaan.

Tantangan Revitalisasi Talenta dan Fasilitas

Di balik potensi besarnya, Febriany menyoroti pentingnya melakukan revitalisasi terhadap talenta dan sumber daya manusia di tubuh Krakatau Steel. Kondisi fasilitas perusahaan saat ini digambarkan memprihatinkan, dengan banyak gedung yang tidak terawat dan jumlah pekerja yang jauh berkurang dibandingkan masa kejayaannya dahulu.

Dengan dukungan dan pengelolaan yang tepat, Krakatau Steel diyakini dapat kembali memberikan manfaat yang luar biasa bagi perekonomian nasional. Suntikan modal kerja dari Danantara diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menghidupkan dan menjayakan kembali perusahaan BUMN baja ini.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar