Warren Buffett Percepat Donasi Rp 2.400 Triliun, Siapkan Penerus di Berkshire

- Jumat, 14 November 2025 | 04:40 WIB
Warren Buffett Percepat Donasi Rp 2.400 Triliun, Siapkan Penerus di Berkshire

Warren Buffett, legenda investasi dunia, telah mengumumkan rencana percepatan donasi asetnya yang bernilai fantastis, mencapai 149 miliar dolar AS. Rencana strategis ini mencakup pencairan kekayaan ke tiga yayasan keluarga yang dipimpin oleh anak-anaknya, sekaligus mempersiapkan transisi kepemimpinan di Berkshire Hathaway.

Dalam sebuah surat ucapan syukur yang direncanakan menjadi tradisi tahunan, Buffett menjelaskan alasan di balik percepatan donasi ini. Faktor usia anak-anaknya yang tidak lagi muda menjadi pertimbangan utama. Meski demikian, Buffett menegaskan bahwa langkah ini sama sekali tidak mencerminkan keraguan terhadap prospek bisnis Berkshire Hathaway di masa depan.

Transisi kepemimpinan di Berkshire Hathaway akan resmi dimulai pada awal 2026, dengan Greg Abel ditetapkan sebagai CEO baru. Buffett akan tetap mempertahankan posisinya sebagai ketua. Dalam suratnya, Buffett menyatakan komitmennya untuk mempertahankan sejumlah besar saham Seri A hingga para pemegang saham merasa nyaman dan percaya penuh dengan kepemimpinan Greg Abel, sebagaimana kepercayaan yang mereka berikan kepada Buffett dan Charlie Munger selama ini.

Sebagai pemegang saham terbesar Berkshire, kekayaan Buffett sebagian besar tersimpan dalam saham Seri A yang diperdagangkan sekitar 751.480 dolar AS per lembar. Baru-baru ini, 1.800 saham A Berkshire telah dikonversi menjadi 2,7 juta saham B dan didonasikan kepada empat yayasan keluarga, termasuk Yayasan Susan Thompson Buffett, Yayasan Sherwood, Yayasan Howard G Buffett, dan Yayasan NoVo. Total donasi ini bernilai lebih dari 1,3 miliar dolar AS.

Surat ini menandai komunikasi publik utama pertama Buffett sejak pengumuman rencananya untuk mundur sebagai CEO, mengakhiri enam dekade kepemimpinan yang mengubahnya menjadi salah satu investor paling sukses dalam sejarah. Di bawah kendalinya sejak 1965, Buffett telah mentransformasi Berkshire Hathaway dari sebuah pabrik tekstil yang bermasalah menjadi konglomerasi raksasa senilai 1 triliun dolar AS, dengan portofolio yang mencakup asuransi, perkeretaapian, utilitas, dan merek-merek konsumen ternama.

Kinerja keuangan Berkshire tetap solid, tercermin dari rekor kas perusahaan yang mencapai 381,6 miliar dolar AS pada akhir September. Pendekatan investasi yang hati-hati dan neraca keuangan yang tak tertandingi menjadi ciri khas perusahaan. Kebijakan konservatif ini juga terlihat dari tren penjualan ekuitas yang telah berlangsung selama 12 kuartal berturut-turut, mencerminkan kehati-hatian Buffett dalam menghadapi pasar dengan valuasi tinggi.

Bisnis inti Berkshire terus menunjukkan kekuatan dengan laba operasional yang melonjak 34 persen pada kuartal ketiga. Namun, Buffett secara terbuka mengakui bahwa skala perusahaan yang sangat besar ini telah menjadi kekuatan sekaligus tantangan tersendiri bagi pertumbuhan di masa depan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar