Kinerja dan Komitmen Lingkungan PT Agincourt Resources Tambang Emas Martabe
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol, memberikan apresiasi terhadap kinerja PT Agincourt Resources (PTAR) sebagai pengelola Tambang Emas Martabe. Menurutnya, perusahaan telah konsisten menjalankan operasional pertambangan dengan berpedoman pada prinsip lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
Beroperasi penuh sejak tahun 2012, PT Agincourt Resources mencatatkan sejarah positif dalam industri pertambangan nasional. Perusahaan berhasil menjaga keseimbangan antara pembangunan industri dan komitmen terhadap ketahanan lingkungan. Saat ini, PTAR mengelola tiga pit tambang terbuka di Sumatera Utara, yaitu Pit Purnama yang dibuka pada 2011, Pit Barani (2016), dan Pit Rambo Juring (2017).
Rekam Jejak Kepatuhan Lingkungan yang Konsisten
Kementerian Lingkungan Hidup mencatat prestasi impresif PT Agincourt Resources dalam hal kepatuhan lingkungan. Selama 11 tahun berturut-turut, kualitas air limbah proses tambang selalu berada di bawah ambang batas yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri LHK No. 5 Tahun 2014. Parameter seperti pH dan Chemical Oxygen Demand (COD) secara konsisten memenuhi baku mutu, dengan pH stabil pada kisaran 6-8.
Hanif Faisol juga menyoroti pelaksanaan program reklamasi dan revegetasi lahan pascatambang yang telah dijalankan perusahaan. Komitmen inilah yang menjadi fondasi penerimaan positif dari masyarakat sejak fase eksplorasi dimulai pada 2011.
Eksplorasi dan Strategi Perpanjangan Kontrak Karya
Dengan kontrak karya yang akan berakhir pada 2033, PT Agincourt Resources aktif melakukan eksplorasi untuk memperpanjang masa operasi. Eksplorasi regional diperluas ke luar area pertambangan utama, mencakup daerah prospek seperti Gambir Kapur, Angkola Barat, dan Golf Mike. Kegiatan ini meliputi program pengeboran, pemetaan geologi, serta pengambilan sampel batuan dan tanah.
Siti Khodijah, Superintended Exploration Operation & Safety PT Agincourt Resources, menjelaskan bahwa pada tahun 2024 perusahaan telah melakukan pengeboran seluas 37.200 meter persegi. Hingga pertengahan 2024, sumber daya mineral yang dimiliki mencapai 6,1 juta ounce emas dan 59 juta ounce perak.
Menteri Lingkungan Hidup mengingatkan pentingnya pendekatan "green exploration" dalam perluasan wilayah eksplorasi di Tapanuli Selatan. Hal ini untuk memastikan keseimbangan ekologis dan sosial tetap terjaga.
Penerapan Teknologi Modern untuk Pertambangan Berkelanjutan
PT Agincourt Resources mengadopsi teknologi mutakhir dari Australia dan Eropa untuk mendukung operasi yang ramah lingkungan. Dua teknologi utama yang digunakan adalah:
- Magnetotelluric (MT): Metode geofisika untuk memetakan struktur bawah permukaan dan mendeteksi konduktivitas batuan.
- LiDAR (Light Detection and Ranging): Teknologi laser dari drone yang menghasilkan peta 3D akurat dan mampu menembus vegetasi.
Di sisi pengolahan limbah, perusahaan menerapkan Filtration Plant yang memisahkan air dari slurry tailing. Teknologi ini menghasilkan tailing padat yang disimpan di fasilitas khusus, menggantikan metode konvensional, sehingga sistem manajemen tailing menjadi lebih aman dan berkelanjutan.
Dampak Positif dan Manfaat bagi Masyarakat Lokal
Keberadaan PT Agincourt Resources memberikan dampak signifikan bagi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Batang Toru. Camat Batangtoru, Maratinggi, mengakui manfaat nyata yang dirasakan warga.
Beberapa program unggulan perusahaan meliputi:
- Pengambilan sampel air limbah secara rutin dengan melibatkan perwakilan masyarakat dari 15 desa.
- Pengembangan dan pembinaan UMKM lokal yang mendorong pertumbuhan ekonomi.
- Bantuan mobil sampah untuk mengatasi permasalahan persampahan di daerah tersebut.
- Kolaborasi dengan LSM untuk pembagian bibit tanaman lokal dalam mendukung konservasi.
Dengan rekam jejak positif dalam aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, PT Agincourt Resources memiliki peluang besar untuk memperpanjang kontrak karya melampaui tahun 2033. Sinergi yang baik antara perusahaan, regulator, dan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan operasi Tambang Emas Martabe di masa depan.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Turun Rp22.000 per Gram di Libur Imlek
Matahari Putra Prima (MPPA) Catat Kenaikan Penjualan, Namun Rugi Bersih Membengkak di 2025
Pasar Modal Tunggu Bukti Nyata Eksekusi Komitmen Pemerintah
Pemerintah Batasi Operasional Truk di Tol dan Arteri Saat Puncak Mudik Lebaran 2026