BRI Group Borong Empat Penghargaan Keuangan Berkelanjutan di Singapura

- Selasa, 17 Februari 2026 | 12:15 WIB
BRI Group Borong Empat Penghargaan Keuangan Berkelanjutan di Singapura

Singapura baru saja menggelar acara penghargaan keuangan bergengsi. Dan hasilnya, grup keuangan asal Indonesia, BRI Group, pulang membawa empat piala sekaligus dari Alpha Southeast Asia. Penghargaan itu dibagi dalam dua ajang: 19th ESG Green Finance Awards 2025 dan 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025, yang diumumkan Kamis lalu.

Ini bukan sekadar piala biasa. Capaian ini semakin mengukuhkan posisi BRI Group sebagai institusi yang serius menggarap pendanaan berkelanjutan. Mereka konsisten menghadirkan instrumen seperti obligasi dan sukuk berwawasan sosial, yang dampaknya langsung terasa untuk perluasan inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat.

Menariknya, menurut publikasi resmi penyelenggara, BRI Group tercatat sebagai institusi keuangan Indonesia dengan raihan penghargaan terbanyak tahun ini. Rinciannya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih Best SDG Bond & Best Social Bond in Asia 2025. Sementara itu, anak usahanya, PT Pegadaian, dapat Best Sovereign Sukuk & Best Social Bond in Asia 2025. Tak ketinggalan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) juga menyabet dua gelar: Best Islamic Finance & Best Social Orange Bond in Asia 2025.

Group CEO BRI, Hery Gunardi, menyambut baik pengakuan internasional ini. Baginya, ini adalah bahan bakar motivasi.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen BRI Group dalam memperkuat pendanaan berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi langsung bagi agenda inklusi sosial dan pemerataan akses keuangan,” ujar Hery.

“Ke depan, BRI Group akan terus memperluas akses keuangan, memperkuat pembiayaan berwawasan ESG, serta memastikan setiap instrumen yang diterbitkan selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan penguatan ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Hery juga membeberkan detail dari salah satu prestasi itu. Penghargaan untuk BRI diraih atas penerbitan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp5 triliun. Nilai yang setara dengan 300 juta dolar AS itu diterbitkan pertengahan Juni lalu, dan menariknya, obligasi ini mendapat peringkat idAAA (Triple A) dari PEFINDO.

Ini adalah tonggak penting. BRI menjadi bank pertama di Indonesia yang menerbitkan obligasi berwawasan sosial, sekaligus mencatatkan penerbitan obligasi sosial terbesar dalam satu tahap. Yang lebih menggembirakan, minat investor ternyata sangat tinggi. Transaksi ini mengalami oversubscription hingga Rp6,57 triliun, atau 1,31 kali dari target awal. Angka itu jelas mencerminkan kepercayaan pasar yang solid terhadap prospek BRI.

Lalu, ke mana dana segitu besar dialirkan? Setelah dikurangi biaya emisi, dananya dipakai untuk membiayai kembali proyek-proyek sosial yang sudah berjalan. Fokusnya pada hal-hal mendasar: layanan infrastruktur terjangkau, akses layanan esensial, perumahan murah, dan tentu saja, penciptaan lapangan kerja. Termasuk juga untuk program pencegahan pengangguran lewat pembiayaan UMKM dan ketahanan pangan.

Di sisi lain, PT Pegadaian juga punya cerita sukses. Mereka menerbitkan surat utang senilai total Rp4,457 triliun, yang merupakan gabungan dari Sukuk Mudharabah dan Social Bonds. Dana sebesar itu seluruhnya dialokasikan untuk memperkuat sektor pembiayaan mikro dan UMKM. Langkah yang sejalan misi mereka mendorong inklusi keuangan dan target SDGs.

Sementara PT PNM menorehkan prestasi lain. Mereka berhasil menghadirkan instrumen pembiayaan berbasis dampak sosial melalui Orange Bonds dan Sukuk Bonds senilai Rp3,77 triliun. Dana itu dimanfaatkan khusus untuk memperluas pembiayaan dan pendampingan usaha perempuan prasejahtera di level ultra mikro. Hingga kini, melalui program Mekaar, PNM telah melayani puluhan juta nasabah di lebih dari 60 ribu desa. Mereka pun tercatat sebagai penerbit Orange Bonds pertama di Indonesia.

Sebagai informasi, ajang Alpha Southeast Asia Awards sendiri sudah jadi barometer kredibilitas sejak 2006. Penilaiannya ketat, mencakup kualitas transaksi, eksekusi di pasar, dan kontribusi nyata bagi perkembangan industri keuangan regional.

Menutup pernyataannya, Hery kembali menegaskan komitmen grupnya.

“Apresiasi internasional ini menegaskan komitmen BRI Group dalam menghadirkan pendanaan berkelanjutan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Penghargaan ini juga mencerminkan konsistensi BRI Group sebagai inovator instrumen keuangan berbasis pemberdayaan dan keberlanjutan,” pungkas Hery.

Ke depan, kata dia, komitmen untuk memperluas layanan dan pemberdayaan hingga ke akar rumput akan terus digencarkan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar