Lenovo Akui Harga Produk Bakal Naik Imbas Demam AI

- Selasa, 13 Januari 2026 | 21:06 WIB
Lenovo Akui Harga Produk Bakal Naik Imbas Demam AI

Gelombang kecerdasan buatan yang melanda dunia ternyata punya efek samping yang cukup nyata: permintaan chip melonjak drastis. Lenovo, raksasa teknologi asal Tiongkok, mengakui hal ini. Mereka bilang, di tengah situasi pasar semikonduktor yang memanas untuk kebutuhan AI, kenaikan harga pada produk dan layanan mereka rasanya sulit dihindari.

Di satu sisi, perusahaan ini merasa yakin bisa menjaga stok barang agar tetap tersedia saat pelanggan membutuhkan. Tapi soal harga? Mereka memilih bersikap transparan dan realistis. Lenovo enggan berjanji bahwa harga produknya mulai dari PC biasa sampai solusi cloud akan tetap sama seperti dulu. Kondisi pasar saat ini, kata mereka, memang tidak menentu.

Tom Butler, Vice President, Commercial Portfolio & Product Management, Lenovo Asia Pasific, mencoba menjelaskan posisi unik perusahaannya. Menurutnya, gelar sebagai produsen PC terbesar di dunia memberi mereka keuntungan strategis.

Namun begitu, status 'VIP' saja tidak cukup. Lenovo juga mengandalkan teknologi canggih bernama Supply Chain Intelligence (SCI) sebuah alat berbasis AI yang dirancang khusus untuk memprediksi dan mengelola stok.


Halaman:

Komentar